← Beranda

Menikmati Berbagai Macam Rujak di Surabaya: 4 Spot Kuliner Rujak yang Wajib Dicoba di Kota Pahlawan

Achmad AsroriKamis, 24 April 2025 | 21.20 WIB
Ilustrasi rujak manis buah segar. (Pinterest/Inne Hadiati)

JawaPos.com - Surabaya bukan hanya dikenal sebagai kota pahlawan, tapi juga surganya para pecinta kuliner. Salah satu hidangan khas yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke kota ini adalah rujak.

Dengan berbagai variasi rasa, mulai dari rujak buah segar, rujak cingur khas Surabaya, hingga rujak sayur asin yang unik, semua bisa ditemukan di sudut-sudut kota.

Menariknya, beberapa penjual rujak di Surabaya bahkan viral karena rasanya yang enak, porsinya besar, dan harganya yang terjangkau.

Artikel ini akan mengulas empat tempat makan rujak yang paling terkenal dan ramai pengunjung, cocok untuk Anda yang ingin berburu kuliner khas yang otentik.

1. Rujak Madura Toko Barokah: Bu Saiful, Bulak Banteng

Jika Anda mencari rujak buah dengan cita rasa segar dan pedas yang bikin nagih, datanglah ke warung rujak Bu Saiful yang berlokasi di Jl. Bulak Banteng Gang Sekolahan IV No.40, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Mengutip Youtube Yusuf Farda Channel, tempat ini sudah sangat viral dan dikenal karena buka 24 jam nonstop, bahkan tak pernah sepi pengunjung.

Dalam sehari, Bu Saiful bisa menghabiskan hingga 7 kwintal buah segar, dan meraup omzet lebih dari Rp10 juta per hari.

Rujak buah di sini disajikan dalam porsi besar, cukup untuk dua orang, namun dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp10.000 per porsi.

Kombinasi rasa asam, manis, dan pedasnya benar-benar memanjakan lidah. Tak heran jika pembeli datang dari luar kota, seperti Malang, Pontianak, bahkan Madura, hanya untuk mencicipi rujak ini.

2. Rujak Cingur Jumbo Bu Atun: Pasar PGS Surabaya

Bagi pecinta rujak cingur, Anda wajib mampir ke lapak Bu Atun yang berada di depan Pasar PGS, Jl. Tembaan No.8, Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Meski hanya berjualan di trotoar dan sering kali diobrak oleh Satpol PP, Bu Atun tetap konsisten berjualan dengan gaya ceria dan pelayanan ramah yang jadi daya tarik tersendiri.

Rujak cingur di sini istimewa karena menggunakan dua jenis petis, yaitu petis udang khas Sidoarjo dan petis tongkol khas Madura. Satu porsi rujak cingur dihargai hanya Rp15.000, namun porsinya melimpah dan isinya lengkap.

Mengutip Youtube Yusuf Farda Channel, warung ini buka setiap hari pukul 11.00 - 16.00 WIB, dan khusus hari Minggu buka lebih pagi, yaitu pukul 09.00 - 16.00 WIB. Tempat ini hampir selalu ramai, jadi pastikan Anda datang lebih awal.

3. Rujak Sayur Asin Cak Mul: Kapas Krampung

Satu lagi rujak unik yang bisa Anda coba di Surabaya adalah rujak sayur asin ala Cak Mul. Terletak di Jl. Kapas Krampung 120A, Surabaya, dekat dengan BCA Kapas Krampung, tempat ini menyajikan rujak berbahan dasar sayuran asin dengan bumbu kacang pedas manis yang khas.

Mengutip Youtube Budiono Sukses, Cak Mul buka setiap hari mulai pukul 12.30 sampai 15.00 WIB, dan selalu diserbu pembeli saat jam makan siang. Harganya sangat ramah di kantong, hanya Rp13.000 per porsi.

Cocok untuk Anda yang ingin menikmati rujak dengan rasa yang lebih ringan namun tetap menggugah selera.

4. Rujak Manis Pak Saelani: Khas Malang di Surabaya

Untuk Anda yang ingin mencicipi rujak manis khas Malang tanpa harus keluar kota, datang saja ke warung Pak Saelani di Jl. Manyar Kartika Barat, tepat di depan Alfamidi, Surabaya.

Rujak di sini memiliki ciri khas rasa sambal kacang yang kental, manis, dan tidak terlalu pedas, cocok untuk semua usia.

Mengutip Youtube Dolan Yok Nusantara, warung ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB, kecuali hari Jumat libur.

Dengan harga yang bersahabat, Anda bisa menikmati aneka buah segar dengan sambal yang diracik dengan penuh cita rasa. Tempat ini cocok untuk camilan sore sambil nongkrong santai.

Surabaya memang kota yang tidak pernah kehabisan pilihan kuliner. Empat tempat rujak di atas bisa jadi tujuan wajib untuk memuaskan rasa lapar sekaligus memanjakan lidah Anda.

Dari yang manis, asam, hingga pedas membara, semua ada. Jadi, sudah siap menjelajah rujak di Kota Pahlawan hari ini?

EDITOR: Hanny Suwindari