← Beranda

6 Cara Mengatasi Bau Mulut Akibat Gigi Berlubang untuk Napas Segar dan Kesehatan Mulut Optimal

Rhea Febriani TritamiMinggu, 17 Agustus 2025 | 03.56 WIB
Perawatan gigi adalah salah satu cara mengatasi bau mulut akibat gigi berlubang untuk napas yang lebih segar. (pressfoto/Freepik)

JawaPos.com - Cara mengatasi bau mulut terutama bau mulut akibat gigi berlubang menjadi solusi penting bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan mulut dan kepercayaan diri dalam berinteraksi.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan sosial, tetapi juga dapat menandakan masalah kesehatan mulut yang perlu segera ditangani.

Kali ini JawaPos.com akan membahas enam cara efektif untuk mengatasi bau mulut akibat gigi berlubang. 

Mulai dari perawatan profesional hingga kebiasaan harian yang mendukung kesehatan mulut seperti dikutip dari Carolina Smiles dan Health Direct.

Baca Juga: 5 Weton yang Didampingi Khodam Sakti: Mempermainkan Hatinya, Bisa Kena Celaka, Menurut Primbon Jawa

1. Kunjungi Dokter Gigi untuk Perawatan Profesional

Cara mengatasi bau mulut akibat gigi berlubang yang paling efektif adalah dengan berkonsultasi ke dokter gigi untuk perawatan profesional.

Gigi berlubang menciptakan celah di mana sisa makanan dan bakteri dapat terperangkap, menghasilkan senyawa sulfur yang menyebabkan bau mulut.

Dokter gigi dapat melakukan penambalan (filling) untuk menutup lubang atau, jika kerusakan parah, menyarankan perawatan saluran akar (root canal) atau pencabutan gigi.

2. Jaga Kebersihan Mulut dengan Menyikat Gigi dan Flossing

Menjaga kebersihan mulut adalah cara mengatasi bau mulut yang penting, terutama jika kamu memiliki gigi berlubang.

Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride selama dua menit dapat membantu menghilangkan plak dan sisa makanan yang menumpuk.

Selain itu, penggunaan benang gigi (dental floss) setiap hari sangat penting untuk membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi, tempat bakteri penyebab bau sering bersemayam.

3. Gunakan Obat Kumur Antiseptik untuk Membunuh Bakteri

Obat kumur antiseptik adalah cara mengatasi bau mulut yang efektif untuk mengurangi bakteri di mulut, terutama pada area gigi berlubang.

Pilih obat kumur dengan kandungan seperti chlorhexidine atau cetylpyridinium chloride (CPC) untuk membunuh bakteri penyebab bau.

Berkumur selama 30 detik setelah menyikat gigi dapat membantu membersihkan sisa bakteri di mulut dan memberikan napas segar sementara.

Baca Juga: 9 Weton dengan Perlindungan Ilahi: Hidupnya Selalu dalam Naungan Berkah dan Rezeki

4. Minum Air Putih untuk Menjaga Kelembapan Mulut

Mulut kering dapat memperburuk bau mulut, terutama jika ada gigi berlubang karena air liur membantu membersihkan sisa makanan dan bakteri.

Cara mengatasi bau mulut akibat kondisi ini adalah dengan memastikan tubuh terhidrasi dengan minum air putih setidaknya 8 gelas per hari.

Air liur yang cukup akan membantu menetralkan asam di mulut dan mengurangi pertumbuhan bakteri.

5. Konsumsi Makanan Sehat untuk Mendukung Kesehatan Gigi

Menerapkan pola makan yang sehat dengan menghindari makanan manis adalah cara mengatasi bau mulut yang sering diabaikan. 

Makanan tinggi gula, seperti permen atau minuman manis, dapat mempercepat pembusukan gigi dan meningkatkan bau mulut.

Sebaliknya, konsumsi makanan kaya serat seperti apel, wortel, atau seledri dapat membantu membersihkan gigi secara alami dan merangsang produksi air liur.

Baca Juga: 3 Shio Dalam Dekapan Dewa Cai Shen: Rezeki Terus Bertambah dan Tak Pernah Berkurang Meski Banyak Kebutuhan

6. Hindari Kebiasaan yang Memperparah Gigi Berlubang

Kebiasaan seperti mengunyah makanan keras, merokok, atau mengonsumsi minuman asam dapat memperburuk gigi berlubang dan bau mulut.

Cara mengatasi bau mulut akibat faktor ini adalah dengan menghindari kebiasaan tersebut dan menggantinya dengan pola hidup yang lebih sehat.

Misalnya, berhenti merokok tidak hanya mengurangi bau mulut, tetapi juga mencegah kerusakan enamel gigi.

Itu dia beberapa cara mengatasi bau mulut akibat gigi berlubang. Untuk mengatasi gigi berlubang itu sendiri, sebaiknya kamu segera ke dokter gigi sebelum infeksi terkena sampai akar gigi.

*

EDITOR: Novia Tri Astuti