JawaPos.Com - Menurut ilmu medis, asam urat merupakan kondisi menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di dalam sendi.
Gejala utamanya adalah nyeri, pembengkakan, dan kekakuan pada sendi, terutama sendi ibu jari kaki, lutut, dan pergelangan kaki.
Penyakit ini sering dianggap sebagai penyakit orang tua, padahal siapa saja, termasuk usia muda, dapat mengalaminya, terutama jika memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga atau pola makan yang tidak sehat.
Untuk mengelola asam urat, salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah menghindari makanan yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah.
Melalui channel Youtube TEDY WONG Msi, Selasa, (3/9), berikut adalah sembilan jenis makanan dan minuman yang paling berbahaya bagi penderita asam urat.
1. Jeroan Hewan
Jeroan seperti jantung, limpa, hati, usus, dan organ dalam hewan lainnya mengandung kadar purin yang sangat tinggi.
Konsumsi jeroan secara berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat secara signifikan dan memperparah gejala asam urat.
Sebisa mungkin, batasi atau hindari konsumsi jeroan, terutama saat sedang mengalami serangan asam urat. Ganti dengan sumber protein rendah purin seperti ikan atau daging ayam tanpa kulit.
2. Daging Merah
Selain jeroan, daging merah juga mengandung kadar purin yang cukup tinggi meskipun tidak setinggi jeroan.
Baca Juga: Info Franchise & Business Concept Expo Dibuka Pekan ini, Hadirkan Ratusan Peluang Usaha & Waralaba!
Penderita asam urat disarankan untuk membatasi konsumsi daging merah maksimal 100 gram per hari untuk menjaga kadar asam urat tetap terkendali. Ganti dengan daging ayam atau sumber protein nabati seperti tahu dan tempe.
3. Makanan Laut
Makanan laut seperti kerang, ikan teri, sarden, tuna, tiram, udang, lobster, dan kepiting juga mengandung kadar purin yang tinggi.
Konsumsi berlebihan dapat memicu peningkatan asam urat dan memperburuk gejala. Jika ingin mengonsumsi makanan laut, pilihlah yang rendah purin seperti belut laut atau ikan gindara.
4. Makanan dan Minuman Tinggi Gula
Meskipun tidak mengandung purin secara langsung, makanan dan minuman tinggi gula seperti minuman bersoda, sirup, dan makanan manis lainnya dapat meningkatkan risiko asam urat.
Hal ini disebabkan oleh kandungan fruktosa yang dapat meningkatkan produksi asam urat di dalam tubuh.
Batasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, sesuai anjuran Kementerian Kesehatan yaitu maksimal 50 gram per hari.
5. Minuman Beralkohol
Baca Juga: Buru-buru Mau Naik KRL, Jirayut Kepeleset dan Betisnya Terluka
Konsumsi minuman beralkohol diketahui dapat menghambat kerja ginjal dalam membuang asam urat berlebih dari tubuh.
Akibatnya, asam urat akan tertimbun di dalam sendi dan memperparah peradangan serta nyeri. Oleh karena itu, penderita asam urat disarankan untuk menghindari konsumsi minuman beralkohol.
6. Asparagus
Meskipun kaya akan nutrisi, asparagus mengandung kadar purin yang tinggi sehingga dapat memicu peningkatan asam urat.
Hindari konsumsi asparagus jika Anda sedang mengalami serangan asam urat.
7. Bayam
Selain asparagus, bayam juga termasuk dalam daftar makanan pantangan bagi penderita asam urat karena kandungan purinnya yang tinggi. Ganti dengan sayuran rendah purin seperti wortel, kentang, selada, atau mentimun.
8. Durian
Durian bukan hanya mengandung purin yang cukup tinggi, tetapi juga kaya akan lemak dan alkohol. Kombinasi zat-zat ini dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah.
Jika ingin mengonsumsi durian, cukup coba satu atau dua buah saja, bukan satu buah utuh.
9. Makanan yang Mengandung Ragi
Ragi dan ekstrak ragi yang digunakan dalam pembuatan roti, acar, tape, dan makanan fermentasi lainnya mengandung purin yang dapat memperburuk gejala asam urat.
Sebaiknya batasi konsumsi makanan-makanan ini jika Anda sedang mengalami serangan asam urat.