JawaPos.Com - Tempe sangat baik dikonsumsi oleh semua kelompok usia dan dikenal sebagai sumber protein tinggi.
Tempe yang terbuat dari kedelai nyatanya tak hanya memiliki kandungan tinggi protein, tetapi juga memiliki nutrisi Vitamin B12.
Tentunya, kandungan vitamin b12 pada tempe berukuran 1,5 sampai 6,3 mikrogram/ 100 gram sudah lebih dari cukup memenuhi kebutuhan Vitamin B12 seseorang per hari.
Bahkan dikutip dari kemkes.go.id, kandungan gizi di dalam tempe, disebutkan lebih baik dibandingkan dengan kedelai dan produk turunan lainnya.
Ya, selain vitamin B12, tempe juga mengandung Vitamin B2, Niasin dan juga asam pantotenat.
Kelompok vitamin yang terdapat di dalam tempe terdiri atas dua jenis yaitu yang larut di dalam air (Vitamin B kompleks) dan larut lemak (Vitamin A, D, E dan K).
Tempe memiliki sumber vitamin B yang potensial jenis Vitamin tersebut ialah, Vitamin B1 (Tiamin), Vitamin B2 (Riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (Niasin), Vitamin B6 (Piridoksin), dan Vitamin B12 (Sianokobalamin).
Untuk lebih lengakapnya, berikut ini beberapa komponen utama yang terkandung di dalam tempe, ditambahkan dari halodoc.com.
1. Protein
Produk keledai ini adalah sumber protein nabati yang sangat baik.
Kandungan protein di dalamnya cukup tinggi sehingga membuatnya menjadi pilihan yang baik bagi kamu dan keluarga yang menjalani pola makan vegetarian atau vegan, serta bagi mereka yang ingin meningkatkan asupan protein tanpa mengonsumsi daging.
2. Serat
Tempe kaya akan serat pangan karena membantu meningkatkan pencernaan dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.
Serat yang terkandung di dalamnya juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.
3. Karbohidrat
Makanan ini juga mengandung karbohidrat kompleks yang memberikan energi bertahap dan menjaga kadar gula darah yang stabil.
Karbohidrat dalam tempe sebagian besar berupa serat pangan, yang lebih lambat dicerna oleh tubuh.
4. Lemak
Tempe mengandung lemak tak jenuh yang sehat, seperti asam lemak omega-3 dan omega-6.
Asam lemak tak jenuh ini bermanfaat untuk kesehatan jantung dan fungsi otak.
5. Vitamin B
Makanan yang kerap dijadikan kudapan ini juga mengandung sumber vitamin B kompleks, termasuk vitamin B2 (riboflavin) dan vitamin B3 (niasin).
Vitamin B berperan penting dalam metabolisme energi dan kesehatan sistem saraf.
6. Mineral
Selain itu, makanan ini juga mengandung berbagai mineral penting seperti zat besi, kalsium, magnesium, dan fosfor.
Zat besi berperan dalam sirkulasi oksigen dalam tubuh, sementara kalsium, magnesium, dan fosfor penting untuk kesehatan tulang dan gigi.
7. Isoflavon
Kacang kedelai dalam pembuatannya mengandung senyawa isoflavon.
Adapun isoflavon merupakan salah satu senyawa antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit degeneratif.
***