JawaPos.com – Astaxanthin, yang sering disebut sebagai ‘berlian merah’, telah terbukti memiliki efek positif pada fertilitas dan kehamilan.
Dalam perjalanan menuju kehamilan yang sehat, setiap pasangan menghadapi tantangan unik.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi Astaxanthin mungkin menjadi salah satu kunci untuk membuka pintu fertilitas dan kehamilan yang lebih baik.
Dengan sifat antioksidan yang luar biasa, Astaxanthin menawarkan lebih dari sekadar dukungan nutrisi; Astaxanthin menawarkan dukungan penting bagi mereka yang ingin meningkatkan peluang keberhasilan dalam memiliki anak.
Untuk itu, mari kita selami lebih dalam dan temukan bagaimana Astaxanthin dapat memainkan peran penting dalam perjalanan Anda menuju kehamilan yang sehat.
Hubungan Astaxanthin dan Fertilitas
Dilansir dari BDI-BioLife Science, Rabu (20/3), penelitian telah menunjukkan bahwa Astaxanthin dapat meningkatkan fertilitas pada pria dengan cara melindungi sperma dari stres oksidatif dan meningkatkan motilitasnya.
Menurut penelitian tersebut, hal ini sangat penting mengingat penurunan jumlah sperma lebih dari 50 persen pada pria dari negara-negara industri sejak tahun 1971 hingga 2011.
Astaxanthin telah diteliti dan diberikan dalam pembiakan kuda sejak tahun 1990-an untuk mencapai kinerja fertilitas yang lebih tinggi dan profitabilitas.
Dengan meningkatkan motilitas dan perlindungan sperma, astaxanthin memiliki efek positif pada fertilitas.
Manfaat Astaxanthin Selama Kehamilan
Selama kehamilan, astaxanthin berperan sebagai antioksidan yang dapat mengurangi risiko abortus spontan atau keadaan di mana ibu hamil kehilangan bayinya pada usia <20 minggu atau janin dengan berat <500 gram, menurut WHO.
Selain itu, astaxanthin juga dapat mengurangi komplikasi lainnya saat kehamilan. Kandungan ini juga mendukung perkembangan bayi yang sehat, didukung oleh penelitian yang menunjukkan pengaruh positif karotenoid seperti Astaxanthin selama kehamilan dan menyusui.
Oleh karena itu, astaxanthin adalah antioksidan kuat yang dapat meningkatkan peluang kehamilan yang sehat, bahkan pada usia lanjut.
Berbagai studi telah menunjukkan pengaruh positif dan efek aman dari karotenoid seperti Astaxanthin selama kehamilan dan menyusui.
Jangan Lupakan Nutrisi Penting Lainnya
Selain astaxanthin, nutrisi penting lainnya seperti asam lemak omega-3, zat besi, vitamin B, asam folat, dan yodium juga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi sebelum dan selama kehamilan untuk mendukung perkembangan bayi dan kesehatan ibu.
Zinc dan vitamin B dapat meningkatkan fertilitas dan mendukung perkembangan dan kelahiran yang sehat.
Selama kehamilan, wanita memiliki kebutuhan yang lebih tinggi untuk vitamin dan nutrisi. Asam lemak omega-3 membantu perkembangan mata dan otak bayi.
Disarankan untuk mengonsumsinya agar memberikan dukungan terbaik bagi anak.
Kesimpulannya, dengan kombinasi astaxanthin dan nutrisi penting lainnya, pasangan yang merencanakan kehamilan dapat meningkatkan peluang mereka untuk memiliki kehamilan yang sehat dan sukses.
***