JawaPos.com - Mengganti gula putih dengan gula merah pada secangkir kopi, hal itu tergantung selera masing-masing orang. Akan tetapi jika membandingkan kadar indeks glikemik (kadar yang memengaruhi gula darah), mana yang lebih aman untuk gula darah, gula merah atau gula putih.
Gula merah adalah pemanis alami tradisional yang digunakan dalam beberapa masakan. Tapi pertanyaan sebenarnya adalah apakah gula merah benar-benar alternatif yang tepat untuk pengganti gula?
Faktanya gula ini mengandung sekitar 65-70 persen sukrosa. Gula putih mengandung 99,5 persen sukrosa.
Konsultan Penyakit Dalam, Rumah Sakit Apollo, Ahmedabad, dr. Shashikant Nigam mengatakan gula merah mengandung lebih sedikit sukrosa dibandingkan dengan gula putih, sehingga kadar glukosa meningkat perlahan setelah dikonsumsi. Oleh karena itu dampak gula merah pada gula darah mungkin tidak sama dengan gula rafinasi.
"Namun itu tidak menjadikannya alternatif yang ideal bagi penderita diabetes," tegasnya seperti dilansir dari Times of India, Selasa (24/1).
Indeks glikemik adalah peringkat makanan padat karbohidrat yang menunjukkan seberapa cepat makanan tersebut mempengaruhi kadar glukosa darah. Makanan dengan indeks glikemik tinggi, yaitu lebih dari 70, dianggap tidak ideal untuk penderita diabetes.
Berapa Indeks Glikemik Gula Merah?
Ternyata lebih dari 80. Gula merah tidak cukup aman sebagai pengganti gula yang sehat.
Sebuah studi baru-baru ini membandingkan efek gula merah dan gula putih pada glukosa darah. Ditemukan bahwa kedua variasi gula menghasilkan pola yang sama meskipun kandungan protein gula merah secara signifikan lebih tinggi daripada gula tebu.
Amankah Untuk Diabetes?
Maka gula merah tak cocok sebagai pengganti gula, dan bukan pengganti yang lebih baik untuk pasien diabetes.
Untuk diabetes, mengkonsumsi gula merah bukan pilihan yang baik. Gula merah memiliki indeks glikemik tinggi dan harus dihindari.
"Gula merah sangat manis dan akhirnya diubah menjadi glukosa, oleh karena itu penderita diabetes harus menghindari konsumsi gula merah," kata ahli.
Meski begitu gula merah adalah sumber yang baik dari berbagai vitamin dan mineral, terutama zat besi dan vitamin C. Gula merah yang diperkaya dengan vitamin B12 juga tersedia di pasaran.
"Ini adalah pengganti yang baik untuk penderita non-diabetes dalam jumlah sedang tetapi tidak untuk penderita diabetes," kata ahli.