JawaPos.com – Rabbit pose dalam gerakan yoga atau dikenal Shashankasana dalam bahasa Sansekerta terinspirasi dari kebiasaan kelinci yang menundukkan kepalanya ke tanah.
Alhasil rabbit pose muncul dari kebiasaan kelinci yang dikenal karena kewaspadaan, ketangkasan, dan fleksibilitas dalam menavigasi ruang sempit.
Dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Kamis (8/2), berikut beberapa potensi manfaat yoga rabbit pose yang dijelaskan oleh instruktur yoga Mickey Mehta.
- Meningkatkan kesejahteraan mental
Melakukan pose ini secara teratur membantu meningkatkan kesejahteraan mental misal mengelola kecemasan dan mengurangi ketakutan, fobia, keputusasaan, stres dan kelemahan karena mampu memberi kedamaian mental guna melepaskan dendam dan kebencian.
- Merangsang organ pencernaan
Pose ini harus membungkuk ke depan dan menekan perut yang pada gilirannya membantu meningkatkan sekresi cairan pencernaan dan merangsang organ-organ seperti lambung, hati, serta usus sehingga menghilangkan racun.
Baca Juga: Sukhasana Cocok Untuk Pemula! Ketahui 6 Manfaat Pose Yoga Meditatif dan Cara Melakukannya
- Membantu kelenturan tulang belakang
Tulang belakang bisa menjadi lebih kaku seiring berjalannya waktu dan gerakan seperti rabbit pose membantu meningkatkan kelenturan tulang belakang dan mengurangi risiko cedera.
- Baik untuk jantung
Pose ini jadi cara terbaik untuk menenangkan hati karena bernapas dari ulu hati membantu menenangkan dan meredakan ketegangan dari arteri dan vena sehingga meningkatkan kesehatan jantung.
- Meningkatkan kapasitas paru-paru
Rabbit pose mencakup gerakan membungkuk ke depan mengencangkan perut dan meregangkan punggung. Ini membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan meningkatkan kesehatan pernapasan secara keseluruhan.
Berikut langkah-langkah cara melakukan Shashankasana atau rabbit pose:
Langkah 1: Mulailah dengan hero pose atau duduk bertumpu pada tumit. Pergelangan kaki, paha, dan lutut harus selaras.
Langkah 2: Pegang tumit dengan tangan menghadap ke luar, ibu jari di tepi luar kaki, dan jari-jari di lengkungan bagian dalam.
Baca Juga: Padmasana: Ketahui Manfaat Yoga Pose Teratai untuk Pencernaan, Pikiran dan Tekanan Darah
Langkah 3: Angkat pusar ke dalam dan ke atas menuju tulang belakang untuk mengaktifkan inti.
Langkah 4: Saat mulai membulatkan punggung, dahi harus menyentuh lutut dan puncak kepala harus menyentuh lantai. Dagu harus mengarah ke dada.
Langkah 5: Saat berguling ke depan, angkat pinggul dan angkat tumit hingga lengan lurus.
Langkah 6: Lepaskan pose dan kembali ke posisi awal.
Meski yoga ini bagus, tapi orang dengan nyeri lutut, leher, atau bahu yang parah perlu berhati-hati, juga wanita hamil sebaiknya menghindari rabbit pose karena gerakan ini melibatkan pembalikan ringan serta hindari yoga ini jika merasa pusing atau mual.
Lalu, tergantung pada preferensi pribadi, cara hidup, dan masalah kesehatan tertentu, beberapa faktor memengaruhi waktu terbaik untuk berlatih rabbit pose. Beberapa orang melakukannya di pagi hari, ada juga dilakukan saat malam hari.
***