← Beranda

7 Manfaat Almond bagi Kesehatan Tubuh, Pejuang Diet Pasti Suka!

Achmad AsroriSenin, 15 Januari 2024 | 23.18 WIB
Semangkuk buah almond yang menyehatkan./

 

JawaPos.com – Almond merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dipercaya memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia.

Mengonsumsi almond setiap hari, disebutkan dapat memberikan perbedaan besar dalam kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat secara rutin.

Lebih lanjut, kacang almond merupakan biji dari buah yang memiliki tekstur cangkang yang sangat keras.

Meskipun secara teknis merupakan sebuah biji, namun almond lebih dikenal sebagai salah satu jenis dari kacang-kacangan.

Dilansir dari webmd.com(15/1), almond diperkirakan sudah dikonsumsi oleh umat manusia diseluruh dunia selama ribuan tahun yang lalu.

Saat ini, sekitar 80% almond diproduksi di California. Kita dapat menemukan almond dalam makanan dan bahkan sebagai tambahan rasa pada minuman di seluruh dunia.

Seperti kacang pada umumnya, almond memberikan banyak nutrisi yang baik dalam tiap bijinya. dalam satu ons almond, terdapat:

  • Kalori: 152

  • Protein: 6 gram

  • Lemak: 15 gram

  • Karbohidrat: 6 gram

  • Serat makanan: 3 gram

  • Gula: 1 gram

Almond juga merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik bagi tubuh, diantaranya adalah:

  • Vitamin E

  • Vitamin B2

  • Magnesium

  • Fosfor

  • Kalium

Porsi yang sehat dalam mengkonsumsi almond adalah 1/4 cangkir atau sekitar 23 buah almond. Makan terlalu banyak maka berarti tubuh mendapatkan lebih banyak kalori dan lemak daripada jumlah yang dibutuhkan.

Nutrisi padat yang diberikan kacang almond dapat bermanfaat bagi tubuh Anda dalam beberapa cara. Diantaranya adalah:

1. Menurunkan kolesterol

Mengkonsumsi almond secara rutin dapat membantu tubuh dalam menurunkan kadar kolesterol jahat yang disebut low-density lipoprotein (LDL).

Selain itu, kacang ini juga meningkatkan kadar kolesterol baik atau dikenal dengan high-density lipoprotein (HDL).

Hebatnya lagi almond juga memiliki sifat anti-inflamasi untuk membantu melindungi manusia dari penyakit jantung.

2. Menjaga berat badan yang sehat

Meski almond tinggi kalori, kacang ini dapat membantu mengurangi risiko penambahan berat badan dan obesitas selama kita memperhatikan ukuran porsinya.

Protein dan serat dalam kacang-kacangan seperti almond membantu Anda merasa kenyang lebih cepat, sehingga Anda bisa lebih mengontrol asupan kalori sambil tetap memuaskan rasa lapar.

3. Menurunkan tekanan darah

Almond juga dipercaya ampuh atasi tekanan darah tinggi. Sebagaimana beberapa biji-bijian dan kacang-kacangan yang mengandung vitamin E, Potasium dan Kalsium.

Kandungan vitamin E, potasium, dan kalsium dalam almond dapat membantu menurunkan tekanan darah, sehingga membantu melindungi terhadap penyakit jantung.

4. Meningkatkan kesehatan usus

Penelitian terbaru tentang manfaat almond menunjukkan bahwa, almond dapat membantu melindungi kesehatan dan kekebalan saluran pencernaan khususnya bagian usus pada tubuh manusia.

Jika saluran pencernaan lebih sehat maka hal ini dapat memberikan bantuan dalam mengambangkan sistem kekebalan yang lebih baik dan tubuh yang lebih kuat.

5. Membuat Tulang Sehat

Tulang sangat membutuhkan berapa mineral yang sangat krusial untuk membantunya tetap sehat. Hal ini dapat dipenuhi dengan konsumsi almond.

Almond dipercaya mengandung banyak mineral penting seperti kalsium dan fosfor. Mineral ini cukup dibutuhkan dalam pertumbuhan dan kesehatan tulang manusia.

6. Mengontrol kadar gula darah

Penelitian menunjukkan bahwa minyak yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, seperti minyak almond, dapat membantu mengontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Hebatnya lagi, almond juga dipercaya dalam membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan. Kemampuan luar biasa ini merupakan hal sangat penting khususnya bagi penderita diabetes.

7. Meningkatkan antioksidan

Vitamin dan antioksidan seperti yang ditemukan dalam minyak almond dapat memberikan manfaat kesehatan yang penting. Misalnya, antioksidan vitamin E membantu melindungi sel dari radikal bebas.

Memiliki terlalu banyak radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif. Stres oksidatif ini dipercaya berhubungan dengan beberapa penyakit kronis seperti rheumatoid arthritis, kanker, penyakit jantung, dan penyakit kardiovaskular.

***
EDITOR: Novia Tri Astuti