JawaPos.com - Setiap ibu menginginkan si kecil untuk tumbuh sehat dan kuat, bukan hanya secara fisik namun juga secara emosional dan mental. Masa kanak-kanak adalah masa kritis dalam tumbuh kembang anak. Maka asupan gizi yang seimbang memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal termasuk dalam pemilihan camilan.
Dokter Spesialis Anak dr. Attila Dewanti Poerboyo Sp. A (K) mengatakan anak memiliki lambung yang lebih kecil dari orang dewasa sehingga ia akan makan dengan porsi yang kecil-kecil dulu. Untuk melengkapi asupan gizi seimbang harian dan mengimbangi energi yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitasnya sehari-hari termasuk belajar dan bermain, di sela-sela makanan pokok, si kecil membutuhkan camilan.
"Namun, jangan sembarang dalam memberikan camilan ya. Orang tua perlu cermat dalam memilih camilan yang baik, sehat dan bernutrisi," katanya dalam keterangan resmi Greenfields Kids Yogurt Pouch, Minggu (17/10).
Menurut dr. Attila, jika anak terbiasa mengkonsumsi camilan yang kurang baik terus-menerus maka ini akan bisa mengganggu sistem imunnya. Diperkirakan bahwa 15-25 persen penyakit anak-anak disebabkan karena pemilihan camilan yang kurang tepat.
"Camilan sehat sama pentingnya dengan makanan utama. Bantu tanamkan kebiasaan makan yang baik untuk si kecil dengan memberikan contoh yang baik baginya, yang bisa membantu menjaga berat badan seimbang dan mengalami pertumbuhan yang baik. Kebiasaan makan baik dari usia dini juga akan membantu si kecil menjalankan gaya hidup sehat saat ia tumbuh dewasa," katanya.
Ia memberi beberapa saran untuk membantu menanamkan kebiasaan makan yang baik untuk anak tak hanya sekadar bergizi. Apa saja?
1. Waktu yang Tepat
Atur waktu makan dengan seluruh keluarga. Usahakan untuk selalu makan bersama anak baik itu untuk santapan utama maupun menikmati camilan sehat.
2. Makanan Bervariasi
Berikan makanan yang bervariasi dan seimbang dari semua kelompok sumber zat gizi.
3. Mudah Dicerna
Berikan makanan yang bisa dengan mudah dicerna oleh anak, seperti makanan yang sudah dipotong-potong kecil ataupun ditumbuk halus
4. Ajarkan Makan Sendiri
Bantu si kecil belajar menggunakan sendok atau milih camilan dengan kemasan siap santap.
5. Ajak Anak Hidangkan Makanan
Libatkan si kecil saat memilih dan mempersiapkan hidangan dan menata meja makan
6. Buah dan Yogurt
Jangan gunakan sembarang camilan sebagai iming-iming. Berikan pilihan camilan sehat seperti buah-buahan dan yogurt.
7. Edukasi Label
Ajarkan anak untuk membaca label pada kemasan makanan saat berbelanja
8. Kurangi Fast Food
Kurangi makanan siap saji di restoran. Tunjukkan pentingnya menikmati makanan bersama keluarga dengan hidangan sehat yang dimasak di rumah.
9. Kemasan Menarik
Kemasan camilan yang memiliki gambar-gambar lucu dapat menstimulasi daya imajinasi si kecil. Kemasan dengan desain unik dapat membantu mengembangkan kemampuan motorik halus si kecil karena bisa membuat
mereka ingin memegang dan menggerakkan kemasan tersebut.
"Dan dengan kemasan yang warna-warni juga bisa menstimulasi kognisinya dalam mengenal warna. Ini tentunya sangat penting untuk dilatih di masa golden age of growth, saat usia si kecil 0-5 tahun di mana perkembangan otak dan fisik si kecil sangat pesat krusial," kata dr. Attila.