JawaPos.com – Beberapa orang mungkin kesulitan untuk tidur pada malam hari.
Jika seseorang kurang dalam waktu istirahat atau tidur akan berdampak negatif pada kesehatan fisik, kognitif, dan emosional.
Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang untuk sulit tidur.
Dilansir dari Sleep Advisor, terdapat dua faktor, yakni faktor internal dalam diri kita sendiri dan faktor eksternal yang berasal dari luar tubuh.
Faktor internal yang mempengaruhi kualitas tidur antara lain nyeri fisik, stres, masalah kesehatan mental, mendengkur, dan gangguan tidur.
Sedangkan faktor eksternal tersebut antara lain pengaruh cahaya sekitar, obat-obatan, kondisi tempat tidur, jadwal tidur, kafein dan alkohol, serta makanan tertentu yang membuat kesulitan untuk tidur.
Lalu, seberapa penting kualitas tidur bagi kesehatan pada tubuh?
Kualitas tidur yang baik sangat dibutuhkan oleh tubuh karena mempengaruhi kesehatan fisik, kognitif, dan emosional agar meningkatkan kualitas hidup seseorang.
Namun, jika beberapa tips di atas masih belum bisa untuk memperoleh waktu tidur yang cukup bagi tubuh.
Mungkin beberapa obat tidur tanpa resep dokter ini bisa menjadi salah satu pilihan.
Perlu diingat bahwa obat bantu tidur yang tersedia tanpa resep bukan suatu pilihan utama untuk mengatasi kesulitan tidur.
Selain itu, tentu saja obat ini juga memiliki efek samping jika mengkonsumsinya secara berlebihan.
Dikutip dari Mayo Clinic, berikut beberapa obat bantu tidur tanpa resep dokter serta efek samping yang ditimbulkan jika mengkonsumsi secara berlebihan.
1. Diphenhydramine (Benadryl)
Diphenhydramine adalah antihistamine yang menenangkan. Efek samping dari obat ini mungkin termasuk kantuk di siang hari, mulut kering, sembelit, hingga retensi urin.
2. Doxylamine (Unisom)
Doxylamine juga merupakan antihistamine yang menenangkan. Efek samping dari obat ini hampir mirip dengan diphenhydramine.
3. Melatonin
Beberapa penelitian menyatakan bahwa Melatonin membantu untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk tertidur.
Efek yang ditimbulkan dari suplemen ini ringan, seperti pusing, mual, dan kantuk di siang hari.
4. Valerian
Suplemen ini berasal dari tanaman valerian terkadang digunakan sebagai obat tidur.
Efek samping dari suplemen ini adalah pusing dan tubuh yang terasa lemas.
Saat mengonsumsi obat bantu tidur tanpa resep, terdapat beberapa risiko atau masalah yang perlu diperhatikan, sangat disarankan untuk mengikuti beberapa langkah-langkah ini saat menggunakan produk tersebut, yakni:
- Konsultasikan dengan dokter yang ahli dalam bidangnya
Tanyakan kepada dokter apakah alat bantu tidur tersebut dapat menimbulkan efek dari obat lain yang sedang dikonsumsi dan juga kondisi dalam tubuh. Serta tanyakan mengenai dosis yang harus diminum.
- Selalu ingat tindakan pencegahan
Diphenhydramine dan doxylamine tidak disarankan untuk orang yang memiliki gangguan kesehatan tertentu, termasuk masalah pada glaukoma, tukak lambung, dan retensi urin.
Selain itu, obat bantu tidur memiliki risiko bagi ibu hamil atau menyusui, dan mungkin akan menimbulkan risiko bagi orang yang berusia di atas 65 tahun.
- Ambil satu hari pada suatu waktu
Obat bantu tidur tanpa resep dokter merupakan solusi sementara untuk seseorang yang mengalami kesulitan tidur. Perlu diperhatikan bahwa obat-obatan tersebut tidak disarankan untuk penggunaan dalam jangka panjang.
- Hindari alkohol
Jangan sesekali meminum alkohol yang disertai obat bantu tidur. Alkohol dapat mengakibatkan efek dari obat penenang menjadi semakin meningkat.
- Waspada terhadap efek samping
Jangan pernah mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan saat mengkonsumsi obat bantu tidur, karena obat tersebut memiliki efek samping seperti kantuk, pusing, dan lemas.