JawaPos.com - Mengonsumsi mie instan secara berlebihan dapat berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan, meningkatkan risiko penyakit jantung, dan bahkan dapat meningkatkan kemungkinan terkena stroke.
Meskipun dampak ini mungkin tidak terlihat pada awalnya, tetapi seiring waktu tubuh kita akan mulai merasakan penurunan kesehatan, dan besar kemungkinan akan memutuskan untuk mengurangi atau menghentikan konsumsi mie instan.
Dilansir dari media the korean guide, Senin (20/11), Menurut para pakar kesehatan, mengonsumsi mie instan sekali sampai dua kali seminggu masih dapat diterima.
Meskipun mie adalah sumber makanan yang tinggi sodium, konsumsi lebih dari sekali dalam seminggu dapat berdampak negatif pada kesehatan.
Sesekali memanjakan diri untuk menikmati mie lebih dari sekali seminggu boleh, tetapi disarankan untuk tidak menjadikannya sebagai kebiasaan yang terlalu sering.
Bagaimana dengan mie buatan rumah?
Mie yang dibuat sendiri memiliki keunggulan dibandingkan mie instan.
Khususnya, karena mie buatan sendiri seringkali disiapkan secara segar, perbandingannya dengan mie instan menjadi lebih menyehatkan.
Dengan kecenderungan mie segar yang lebih sehat, risiko masalah kesehatan tidak sebesar pada mie instan.
Namun demikian, hal ini tidak berarti kita dapat mengonsumsi mie buatan sendiri setiap hari. Selalu variasikan jenis makanan di dalam menu makanan seperti menambah zat besi dan protein dari hewani maupun nabati.
Hal tersebut merupakan strategi terbaik untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Menikmati mie buatan sendiri bisa sekali atau dua kali dalam seminggu, walaupun ini juga tergantung pada jenis mie yang dipilih.
Di beberapa negara seperti Korea Selatan atau Filipina, mie menjadi bagian hampir setiap hidangan sehari-hari.
Jika melihat sebagian besar rumah tangga di Asia yang mengonsumsi nasi setiap hari, mungkin terlintas pemikiran bahwa mie memiliki peran yang sama, padahal sebenarnya tidak.
Mie memiliki tingkat kesulitan pencernaan yang lebih tinggi, menjadikannya kurang menguntungkan dibandingkan dengan nasi putih.
Konsumsi mie instan yang dianjurkan
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, kebanyakan orang mengonsumsinya dua sampai tiga kali seminggu, namun seberapa banyak yang diperbolehkan?
Terlalu banyak mengonsumsi mie instan dapat mengakibatkan:
1. Peningkatan tekanan darah
2. Masalah pada jantung
3. Pertambahan berat badan
Secara umum, bebas memilih seberapa banyak mie yang ingin dikonsumsi. Beberapa orang bahkan memilih untuk mengonsumsi dua bungkus sekaligus karena satu bungkus dirasa kurang.
Namun, untuk mempertahankan kesehatan optimal, disarankan untuk membatasi frekuensi konsumsi menjadi sekali seminggu.
Hal ini dianggap cukup untuk tetap menikmati mie tanpa menimbulkan dampak negatif yang signifikan pada kesehatan Anda.