← Beranda

Jangan Asal Makan! Berikut Daftar Ikan yang Sehat untuk Dikonsumsi dan yang Harus Dibatasi

Cahyo Yuman TripamungkasJumat, 17 November 2023 | 23.41 WIB
Ilustrasi daftar jenis ikan yang baik dikonsumsi dan jenis ikan yang harus dibatasi konsumsinya. (freepik)

JawaPos.com - Ikan merupakan sumber protein rendah lemak yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan otak, terutama yang mengandung lemak omega-3.

Dilansir dari eatingwell.com pada Jumat (17/11), kita memilih ikan, tidak hanya aspek nutrisi yang perlu dipertimbangkan, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan keseimbangan merkuri.

Kita akan membahas lima ikan yang sangat sehat untuk dimakan dan lima lainnya yang sebaiknya dibatasi konsumsinya.

Baca Juga: Bangun Rantai Produksi Perikanan, Adi Sukses Jadi Pemasar Ikan di Ketapang

5 Ikan Paling Sehat untuk Dimakan

1. Makarel

Makarel bukan hanya kaya akan omega-3 yang baik untuk jantung, tetapi juga merupakan pilihan ramah lingkungan.

Ikan ini tumbuh dengan cepat, berkembang biak dengan mudah, dan metode penangkapan yang efisien tidak merusak habitat laut.

2. Salmon, Tangkapan Liar

Salmon, terutama yang ditangkap secara liar di Alaska, tidak hanya rendah merkuri, tetapi juga memiliki dampak lingkungan yang lebih positif.

Pengelolaan ketat di Alaska, termasuk pemantauan jumlah ikan liar, membuat salmon Alaska menjadi pilihan ramah lingkungan.

Baca Juga: Pulau Pahawang, Wisata Alam Bawah Laut Lampung, Rumah Bagi Ikan Badut

3. Sarden, Tangkapan Liar

Sarden adalah ikan yang cepat berkembang biak, pulih dari penangkapan berlebihan, dan kaya akan omega-3 serta vitamin D.

Konsumsi sarden, termasuk yang dikalengkan, adalah cara lezat untuk mendapatkan nutrisi penting.

4. Ikan Trout Pelangi

Ikan trout pelangi, baik yang dibudidayakan dengan baik atau berasal dari Danau Superior, memberikan lemak omega-3, potasium, selenium, dan vitamin B12.

Pilihan ini memberikan alternatif yang sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga: Warga Ciamis Tambah Wawasan Usai Ikut Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar

5. Ikan Herring

Ikan haring adalah sumber omega-3 tertinggi dan juga mengandung vitamin D serta selenium.

Pilihlah ikan haring yang ditangkap dengan metode ramah lingkungan, seperti pukat cincin, untuk mendukung keberlanjutan.

Sejumlah organisasi lingkungan telah menganjurkan untuk menghilangkan beberapa jenis ikan dari menu.

Baca Juga: Resep Batagor Ikan ala Chef Devina Hermawan yang Bisa Dicoba Pencinta Jajanan Khas Bandung

Dalam banyak kasus, ikan tersebut membawa kadar merkuri dan bifenil poliklorinasi (PCB) yang lebih tinggi.

Merkuri dan PCB disebut sebagai "polutan lama" dan terbukti menjadi penyebab masalah kesehatan yang serius pada manusia.

5 Ikan yang Harus Dibatasi

1. Tuna Sirip Biru

Tuna sirip biru terancam punah dan memiliki kadar merkuri yang tinggi.

Disarankan untuk membatasi konsumsi ikan ini untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan kesehatan.

2. Orange Roughy

Orange Roughy, ikan dengan umur panjang dan pertumbuhan lambat, rentan terhadap penangkapan berlebihan dan memiliki kadar merkuri yang tinggi. Konsumsi sebaiknya dibatasi.

Baca Juga: Seluruh Banjir di Jakarta Sudah Surut, Pintu Air Pasar Ikan Siaga 3

3. Salmon Dibudidayakan

Salmon yang dibudidayakan di kandang seringkali mengandung antibiotik dan dapat mencemari lingkungan.

Pilihlah salmon liar atau yang dibudidayakan di air tawar untuk opsi yang lebih baik.

4. Ikan Lemadang

Ikan Lemadang mengandung risiko terkontaminasi bakteri seperti Vibrio parahaemolyticus, Vibrio vulnificus, dan bakteri lain dari tercemarnya perairan.

Ikan Lemadang bisa mengandung substansi beracun seperti ciguatoxin dan scombrotoxin karena alga yang dikonsumsi atau proses penyimpanan.

Konsumsi ikan Lemadang tetap harus dalam porsi sewajarnya.

Baca Juga: Mendag Zulhas Targetkan Eliminasi Pos Tarif Ikan Olahan dengan Jepang Disepakati Akhir Tahun Ini

5. Halibut, Tangkapan Liar

Halibut rentan terhadap penangkapan berlebihan, sehingga sebaiknya dihindari. Pilihlah halibut Pasifik dari perikanan yang dikelola dengan baik.

Memilih ikan untuk dikonsumsi tidak hanya tentang nutrisi tetapi juga tentang memahami dampaknya terhadap lingkungan.

Dengan memilih ikan yang sehat dan berkelanjutan, kita dapat menjaga kesehatan diri dan ekosistem laut secara bersamaan.

EDITOR: Nicolaus