JawaPos.com – Aktivitas fisik penting bagi semua orang. Hal ini karena memiliki segudang manfaat, terutama menjaga tubuh agar tetap bugar dan sehat.
Dilansir laman resmi Kemenkes, Sabtu (4/11), aktivitas fisik diartikan sebagai kegiatan tubuh yang menggerakkan otot rangka dan menghasilkan energi tenaga.
Aktivitas fisik disebut dapat menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi resiko penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, hingga membantu mengatur berat badan.
Selain itu aktivitas fisik berpengaruh pada mental seseorang lantaran mampu mengurangi resiko depresi, menunda timbulnya demensia, penurunan kognitif, dan meningkatkan suasana hati.
Adapun jenis aktivitas fisik bisa dilakukan misal menyapu, berkebun, mengepel, membersihkan rumah, mencuci, menyetrika, bersepeda, menari, dan yoga.
Lebih lanjut aktivitas fisik yang baik itu bergerak atau tidak duduk selama dua jam terus menerus, lebih banyak berjalan kaki setara 10 ribu langkah kaki per hari atau naik turun tangga, serta kegiatan yang dilakukan 3-5 kali per minggu dengan waktu paling sedikit 150 menit per minggu.
Baca Juga: Rekomendasi Menu MPASI Terbaik bagi Bayi Berusia 6 Bulan
Kemudian, Kemenkes menjelaskan terdapat aktivitas fisik yang direkomendasikan World Health Organization (WHO) berdasarkan segala usia untuk memberi manfaat bagi kesehatan.
Anak dan Remaja (usia 5-17 tahun)
Pada rentang usia di atas, disarankan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga berat selama 60 menit dalam satu hari seperti lari. Hal ini termasuk kegiatan penguatan otot dan tulang, minimal tiga hari dalam seminggu, misal aerobik.
Dewasa (usia 18-64 tahun)
Pada rentang usia di atas, disarankan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang seperti jalan cepat selama 150 hingga 300 menit atau intensitas berat seperti lari dengan durasi 75-150 menit dalam seminggu.
Bisa juga lakukan aktivitas fisik penguatan otot dan tulang seperti sit up, push up, plank, atau squat, setidaknya dua hari dalam seminggu.
Untuk tambahan manfaat kesehatan, orang dewasa harus meningkatkan aktivitas fisik intensitas sedang menjadi 300 menit atau intensitas berat lebih dari 150 menit per minggu.
Lansia (usia 65 tahun ke atas)
Lansia disarankan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang seperti jalan cepat setidaknya 150 hingga 300 menit atau aktivitas fisik intensitas berat misal lari selama 75 hingga 150 menit per minggu.
Bisa juga gerakan aktivitas fisik untuk penguatan otot intensitas sedang yang melibatkan otot besar minimal 2 hari dalam seminggu atau kegiatan yang bersifat meningkatkan keseimbangan tubuh sebanyak tiga kali per minggu.
Wanita hamil dan Nifas
Disarankan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang misal jalan cepat selama 150 menit dalam seminggu, serta penguatan otot dan stretching ringan.
Orang Dewasa dengan Penyakit Kronik
Disarankan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang seperti jalan cepat selama 150 hingga 300 menit atau aktivitas fisik intensitas berat misal lari minimal 75 hingga 150 menit dalam satu minggu.
Bisa juga gerakan aktivitas fisik minimal tiga hari dalam seminggu untuk menjaga keseimbangan dan penguatan otot.
Untuk tambahan manfaat kesehatan bisa dilakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 300 menit dan aktivitas fisik intensitas berat 150 menit.
Anak dan Remaja dengan Disabilitas termasuk ADHD dan Keterbatasan Intelektual
Disarankan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat selama 60 menit setiap harinya seperti lari atau minimal tiga hari dalam seminggu untuk kegiatan aerobik guna memperkuat tulang dan otot.
Dewasa dengan Disabilitas
Disarankan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang seperti jalan cepat selama 150 hingga 300 menit atau aktivitas fisik intensitas berat misal lari minimal 75 hingga 150 menit dalam satu minggu.
Bisa juga gerakan aktivitas fisik minimal tiga hari dalam seminggu untuk menjaga keseimbangan dan penguatan otot atau setidaknya dua hari dalam satu minggu lakukan aktivitas fisik intensitas sedang yang melibatkan otot besar.
Untuk tambahan manfaat kesehatan bisa dilakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 300 menit dan aktivitas fisik intensitas berat 150 menit.