← Beranda

Tak Pernah Sarapan Pagi Hari? Waspada, 4 Dampak Buruk Ini Akan Terjadi Bagi Kesehatan Tubuh

Hanny SuwinMinggu, 22 Oktober 2023 | 06.00 WIB
Ilustrasi sarapan pagi (HonestDocs)

JawaPos.com - Masyarakat diimbau selalu meluangkan waktu untuk sarapan.

Pasalnya, sarapan disebut-sebut memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Salah satu manfaat sarapan pagi adalah sebagai sumber energi. Di sisi lain, melewatkan sarapan bisa meningkatkan risiko obesitas.

Seperti dilansir Future Fit, Rabu (18/10), penelitian menunjukkan orang yang sarapan cenderung sehat.

Selain itu, sarapan juga dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Namun karena penelitian ini bersifat observasional, maka tidak dapat menunjukkan sebab akibat.

Orang yang sarapan seringkali memiliki pola makan yang lebih sehat karena mengkonsumsi lebih banyak serat dan zat gizi mikro.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang melewatkan sarapan memiliki kebiasaan tidak sehat, seperti merokok, minum minuman beralkohol, dan kurang berolahraga.

Berikut akibat tidak sarapan pagi:

1. Menurunkan Gula Darah

Sarapan secara harfiah berarti “buka puasa” sejak Anda tidur sepanjang malam.

Makan di pagi hari membantu memulihkan glikogen dan menstabilkan kadar insulin.

Jika Anda melewatkannya dan tidak mengisi kembali asupan glukosa di pagi hari, Anda akan merasa sangat lapar, mudah tersinggung, dan lelah.

Gejala-gejala ini merupakan hal pertama yang Anda rasakan di pagi hari, terutama jika Anda melewatkan sarapan.

2. Memperlambat metabolisme

Beberapa bukti menunjukkan bahwa sarapan dapat mendorong tubuh Anda membakar lebih banyak kalori sepanjang hari.

Ketika Anda tidak makan apa pun dalam waktu lama, tubuh Anda mulai menyimpan kalori sebanyak mungkin sebagai persiapan menghadapi kemungkinan kelaparan.

Ketika laju metabolisme melambat, tubuh malah beralih menggunakan glukosa yang disimpan di otot sebagai sumber bahan bakar cadangan, yang berarti otot Anda kelelahan.

3. Peningkatan kadar hormon stres

Sarapan pagi dapat memberikan efek positif pada kortisol – “hormon stres” utama yang diproduksi oleh kelenjar adrenal.

Kadar kortisol paling tinggi sekitar jam 7 pagi, jadi penting untuk makan sesuatu agar kadar hormon Anda bisa turun lagi.

Jika kadar kortisol terlalu tinggi, Anda cenderung merasa cemas atau gelisah.

4. Tingkat Resiko Penyakit Jantung

Rutin melewatkan sarapan pagi akan membuat berat badan anda mudah bertambah dan meningkatkan resiko aterosklerosis, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas dan hiperkolesterolemia.

Sebuah penelitian selama 16 tahun menemukan bahwa pria yang melewatkan sarapan setiap hari memiliki kemungkinan 27% lebih besar untuk meninggal karena serangan jantung atau penyakit arteri koroner.

Jadi salah satu alasan paling umum orang menghindari sarapan adalah karena mereka tidak lapar.

Jika Anda memahami hal ini, Anda bisa memulai hari Anda dengan milkshake atau smoothie yang sehat.

EDITOR: Hanny Suwindari