JawaPos.com – Ungkapan “tolong” dan “terima kasih” mungkin tampak sepele tetapi keduanya mengungkapkan sesuatu yang mendalam tentang bagaimana kita menjalani hidup dan terhubung dengan orang lain.
Bahkan ucapan keduanya itu sering dianggap sekadar tata krama dasar. Namun dalam perspektif psikologi modern, dua kata sederhana ini mencerminkan kualitas kepribadian yang jauh lebih dalam.
Orang-orang yang secara alami sopan biasanya memiliki cara berpikir yang sehat tentang diri sendiri dan orang lain.
Berikut 7 ciri psikologis yang umumnya mereka miliki sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Senin (2/2) :
- Mereka menyadari adanya saling ketergantungan
Orang yang terbiasa mengucapkan tolong dan terima kasih memahami bahwa manusia tidak hidup sendiri. Secara psikologis, kesadaran ini disebut sebagai pemahaman bahwa keberhasilan dan kenyamanan hidup sering melibatkan bantuan orang lain.
Penelitian dalam jurnal Personality and Social Psychology Review menunjukkan bahwa individu dengan kesadaran saling ketergantungan lebih menghargai bantuan orang lain.
Kesopanan muncul sebagai ekspresi alami dari pengakuan bahwa keberhasilan dan kenyamanan hidup tidak pernah sepenuhnya individual.
- Mereka memiliki kerendahan hati yang tulus
Ada rasa percaya diri yang tenang pada orang-orang yang mengucapkan “tolong” dan “terima kasih” tanpa berpikir dua kali. Mereka tidak menganggap kesopanan sebagai sesuatu yang rendah atau sebagai tanda kepatuhan.
Sebaliknya mereka memahami bahwa memperlakukan setiap orang dengan rasa hormat dasar tidak mengurangi nilai diri mereka sendiri. Kesopanan yang konsisten biasanya lahir dari kerendahan hati bukan dari keinginan untuk terlihat baik.
Studi di Journal of Positive Psychology menemukan bahwa individu dengan tingkat kemanusiaan tinggi lebih sering mengekspresikan rasa terima kasih. Mereka tidak menganggap bantuan sebagai kewajiban orang lain melainkan sebagai kebaikan yang patut dihargai.
- Mereka mempraktikkan kesadaran saat ini
Kesopanan membutuhkan kehadiran, artinya Anda tidak bisa mengucapkan terima kasih dengan tulus jika Anda sedang asyik membuka ponsel atau melamun memikirkan rapat berikutnya.
Orang yang secara alami sopan cenderung lebih memperhatikan lingkungan sekitar dan orang-orang di dalamnya. Dari sudut pandang psikologi, hal ini berkaitan erat dengan mindfulness atau kesadaran penuh terhadap situasi saat ini.
Penelitian dalam Mindfulness Journal menunjukkan bahwa individu yang lebih mindful cenderung lebih peka terhadap dampak kata-kata mereka.
- Mereka memahami timbal balik emosional
Orang yang sopan memahami bahwa setiap interaksi mengandung pertukaran emosi. Psikologi hubungan menyebut hal ini sebagai respons emosional yang saling memengaruhi.
Riset di jurnal Emotion menunjukkan bahwa ucapan terima kasih dapat meningkatkan rasa dihargai dan memperkuat ikatan sosial. Kesopanan membantu menciptakan siklus emosi positif yang membuat hubungan terasa lebih aman dan bermakna.
- Mereka menjaga batasan yang sehat
Pada dasarnya mengucapkan “tolong” menandakan permintaan bukan sebuah tuntutan. Dalam psikologi, hal ini mencerminkan kemampuan menjaga batasan pribadi sekaligus menghormati otonomi orang lain.
Penelitian dalam Journal of Social and Personal Relationships menemukan bahwa individu dengan batasan sehat lebih memilih bahasa sopan dalam komunikasi.
- Mereka memiliki kemampuan pengaturan emosi
Mampu bersikap tetap sopan dalam berbagai situasi menunjukkan kemampuan regulasi emosi yang baik. Psikologi menyebutnya sebagai kemampuan mengelola emosi sebelum mengekspresikannya.
Studi di Jurnal Clinical Psychology Science menunjukkan bahwa individu dengan regulasi emosi yang kuat lebih konsisten menunjukkan perilaku sosial positif. Uniknya, kesopanan justru membantu mereka tetap stabil bahkan saat sedang lelah atau kondisi tertekan.
- Mereka memandang kesopanan sebagai harga diri
Bagi orang yang alami sopan, bersikap santun bukanlah tanda kelemahan,melainkan bagian dari harga diri. Dalam psikologi, ini berkaitan dengan menghargai diri sendiri yang sehat.
Penelitian dalam Journal of Personality menunjukkan bahwa individu dengan harga diri sehat tidak perlu merendahkan orang lain untuk merasa bernilai.
Intinya mengucapkan tolong dan terima kasih justru memperkuat identitas diri yang dewasa dan berkelas. ***