← Beranda
Anda Tahu Seseorang Tidak Layak untuk Tetap Berhubungan Jika Mereka Memenuhi 3 dari 10 Tanda Peringatan Ini Menurut Psikologi
Irfan FerdiansyahRabu, 19 November 2025 | 16.06 WIB
seseorang yang tidak layak untuk diajak tetap berhubungan./Freepik/freepik

JawaPos.com - Dalam hidup, kita akan bertemu banyak orang—teman, rekan kerja, bahkan pasangan—yang awalnya terlihat baik, tetapi seiring waktu memperlihatkan sisi lain yang membuat kita mempertanyakan hubungan tersebut.

Psikologi menyebut sinyal-sinyal semacam ini sebagai red flags: tanda peringatan yang mungkin kecil di awal, namun selalu punya konsekuensi besar jika diabaikan.

Tidak semua orang yang menunjukkan satu tanda otomatis buruk.

Namun jika seseorang memenuhi tiga atau lebih, biasanya itu menandakan dinamika hubungan yang tidak sehat—baik secara emosional, mental, maupun sosial.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (18/11), terdapat 10 tanda peringatan menurut psikologi yang sebaiknya Anda waspadai.

1. Mereka Tidak Menghargai Batasan Anda

Orang yang sehat secara emosional memahami konsep batasan—baik soal waktu, privasi, maupun kenyamanan.

Namun orang yang tidak layak dipertahankan sering kali mengabaikan hal ini: memaksa, menekan, atau menganggap permintaan Anda sebagai sesuatu yang mengganggu.

Dalam psikologi hubungan, ini termasuk ciri boundary violator yang bisa merusak rasa aman Anda.

2. Mereka Sering Membuat Anda Merasa Bersalah

Jika setiap masalah berakhir dengan Anda yang meminta maaf—bahkan ketika bukan kesalahan Anda—hati-hati.

Orang seperti ini biasanya menggunakan guilt-tripping untuk mengontrol situasi.

Ini bukan dinamika yang adil, dan dalam jangka panjang mengikis harga diri.

3. Mereka Tidak Pernah Bertanggung Jawab atas Tindakannya

Setiap konflik pasti ada bagian yang bisa diambil tanggung jawabnya oleh masing-masing pihak.

Namun beberapa orang selalu mencari kambing hitam: teman, situasi, bahkan Anda.

Dalam psikologi, ini disebut external locus of control, dan pada tingkat ekstrim, bisa berkembang menjadi perilaku manipulatif.

4. Mereka Menguras Energi Emosional Anda

Hubungan yang sehat memberi rasa tenang.

Sebaliknya, jika seseorang membuat Anda selalu lelah, tegang, atau cemas setelah berinteraksi, itu tanda bahwa hubungan tersebut membawa emotional drain.

Ini biasanya muncul dalam hubungan yang tidak seimbang—Anda memberi, mereka mengambil.

5. Mereka Memiliki Pola Merendahkan atau Meremehkan

Candaan yang kelewat batas, komentar merendahkan, atau kritik yang dibungkus “humor” adalah bentuk micro-aggression.

Psikologi menyebut ini sebagai hostile humor, dan pelakunya sering tidak sadar (atau pura-pura tidak sadar) bahwa mereka sedang melukai Anda.

6. Mereka Menggunakan Anda Hanya Saat Butuh

Anda akan tahu seseorang benar-benar menghargai Anda dari caranya hadir—bukan hanya ketika mereka membutuhkan sesuatu.

Jika mereka muncul hanya ketika butuh bantuan, tapi menghilang ketika Anda memerlukan dukungan, itu tanda hubungan yang eksploitatif.

7. Mereka Mengatur, Mengontrol, atau Memanipulasi

Tanda manipulasi mungkin halus: memanfaatkan rasa iba, memutar balik fakta (gaslighting), atau memengaruhi keputusan Anda demi kepentingan mereka.

Orang manipulatif sering membuat Anda meragukan persepsi sendiri—dan ketika ini mulai terjadi, itu sudah cukup untuk menjadi tanda bahaya besar.

8. Mereka Tidak Konsisten antara Perkataan dan Perbuatan

Psikologi menekankan pentingnya behavioral integrity—keselarasan antara ucapan dan tindakan.

Orang yang tidak konsisten sulit dipercaya, karena Anda tidak pernah tahu mana versi diri mereka yang sebenarnya.

Konsistensi adalah fondasi kepercayaan.

9. Mereka Membuat Anda Merasa Sendirian dalam Hubungan

Hubungan, apa pun bentuknya, seharusnya saling dukung.

Jika Anda merasa seperti satu-satunya yang berjuang, memberi, berinisiatif, atau memikirkan masa depan hubungan, itu pertanda hubungan sepihak.

Dan hubungan sepihak jarang bertahan lama tanpa melukai salah satu pihak.

10. Mereka Tidak Merayakan Pertumbuhan Anda

Orang yang tepat akan senang melihat Anda berkembang.

Tapi orang yang tidak sehat sering merasa terancam, iri, atau tersaingi ketika Anda mengalami kemajuan.

Alih-alih mendukung, mereka menertawakan, mengecilkan, atau bahkan menghalangi langkah Anda.

Kesimpulan: Jika Tiga atau Lebih Tanda Terpenuhi, Hubungan Itu Layak Dievaluasi

Dalam psikologi hubungan, red flags tidak muncul tanpa alasan.

Jika seseorang menunjukkan tiga atau lebih dari 10 tanda di atas, itu kuat menunjukkan bahwa hubungan tersebut lebih banyak membawa luka daripada nilai.

Anda tidak perlu menunggu sampai semuanya menjadi parah.

Mengenali tanda-tanda ini lebih awal memberi Anda ruang untuk:

menetapkan batas yang lebih tegas,

menjaga kesehatan emosional,

dan memilih hubungan yang benar-benar saling mendukung.

Pada akhirnya, Anda berhak berada dalam lingkaran yang aman, sehat, dan penuh respek.

Dan melepaskan hubungan yang tidak layak bukan berarti Anda gagal—itu justru bentuk pertumbuhan dan keberanian.

EDITOR: Hanny Suwindari