JawaPos.com - Waktu kecil dulu, kita berpikir bahwa ibu hanya melakukan apa yang biasanya dilakukan selayaknya setiap ibu di dunia.
Ia bangun pagi, menyiapkan sarapan, mengkhawatirkan keluarga, dan entah bagaimana tahu kalau kita sedang tidak baik-baik saja.
Dilansir geediting, berikut 8 hal yang mungkin tidak Anda sadari betapa istimewa sosok ibu sampai kehidupan membuat Anda cukup dewasa untuk memahaminya.
1. Dia selalu tahu apa yang Anda butuhkan
Anda pulang dengan tenang, mungkin marah karena sesuatu yang terjadi di sekolah. Dan entah bagaimana, tanpa bilang apa-apa, dia akan tahu.
Tampaknya ia bisa mendengarkanmu dengan cara yang tak bisa dilakukan orang lain.
Sebagai orang dewasa, Anda menyadari betapa langkanya hal itu. Kebanyakan orang hampir tak mendengarkan.
2. Dia bekerja keras
Waktu kecil, semuanya terasa mudah. Makanan muncul. Tagihan entah bagaimana terbayar.
Tapi ketika dewasa, Anda sadar betapa besar usaha yang dibutuhkan. Dia bangun pagi, begadang, atau ada hari-hari di mana dia ingin menangis, tapi ditahan.
Itu bukan sekadar cinta namun ketahanan. Itu kekuatan yang diam-diam yang tidak kita sadari sampai kita mencoba mempertahankan hidup sendiri.
3. Dia melakukan pengorbanan
Mungkin dia melewatkan membeli sesuatu yang diinginkannya agar Anda bisa ikut karyawisata sekolah.
Mungkin dia tetap bertahan di pekerjaan yang tidak disukainya karena stabilitas lebih penting daripada kenyamanannya.
Seiring bertambahnya usia, Anda mulai melihat betapa banyak yang dia korbankan, bukan karena terpaksa, tapi karena dia ingin.
4. Dia kuat dengan cara yang tidak terlihat
Waktu Anda kecil, dia tampak tegar. Tak ada yang bisa menggoyahkannya.
Baru sekarang Anda sadar betapa banyak yang dia pendam. Kekhawatiran tentang uang, kesehatan, hubungan, dia menanggungnya diam-diam agar Anda tak perlu menanggungnya.
Itu adalah salah satu hal paling tidak mementingkan diri sendiri yang dapat dilakukan seorang ibu.
5. Rutinitas kecilnya adalah caranya mencintaimu
Bekal sekolah, dongeng sebelum tidur, dan pertanyaan "Sudah makan?" yang terus-menerus mungkin membuat Anda memutar bola mata.
Tapi sekarang Anda menyadari bahwa semua itu bukan sekadar kebiasaan namun bahasa cintanya.
Cinta tak selalu tentang hal-hal besar. Terkadang, cinta adalah ribuan hal kecil yang dilakukan berulang-ulang, tanpa gembar-gembor.
6. Dia selalu memaafkanmu
Kita semua punya kenangan yang bikin ngeri seperti hal-hal yang kita ucapkan saat marah di masa remaja atau saat-saat kita bersikap tidak tahu terima kasih.
Ibumu mungkin juga mengingatnya, tapi dia tidak pernah menyimpannya dalam-dalam.
Sekarang setelah dewasa dan mungkin pernah menyakiti seseorang, Anda menyadari betapa sulitnya memaafkan.
7. Dia selalu berada di pihakmu
Memang ada kalanya dia kecewa. Tapi jauh di lubuk hatinya, dia tak pernah berhenti percaya padamu.
Ketika orang lain melihat kesalahanmu, dia melihat potensimu.
Keyakinan yang tak tergoyahkan itu jadi tulang punggung kepercayaan diri. Mengetahui ada satu orang di dunia ini yang tak akan menyerah padamu, apa pun yang terjadi.
8. Dia tidak pernah meminta pengakuan
Semakin tua, semakin kita menyadari betapa langkanya hal itu.
Kebanyakan dari kita menginginkan sesuatu sebagai balasan seperti ucapan terima kasih, sedikit pengakuan, atau semacam tanda bahwa apa yang kita lakukan berarti.
Tapi ibumu? Cinta. Waktu. Energi. Segalanya.
Bukan untuk pujian. Bukan untuk perhatian. Tapi karena mencintaimu adalah tujuannya. (*)