← Beranda

Tanpa Disadari, 7 Perilaku Ini Ternyata Berakar dari Hubungan Rumit dengan Orang Tua di Masa Kecil

Aunur RahmanSelasa, 22 April 2025 | 03.36 WIB
Ilustrasi seseorang merenung, menampilkan kompleksitas emosi yang mungkin timbul dari hubungan masa kecil yang sulit dengan orang tua. (Freepik)

JawaPos.com - Masa kecil dan hubungan dengan orang tua sering kali membentuk cara seseorang berinteraksi dengan dunia luar di kemudian hari. Tidak semua orang memiliki pengalaman masa kecil yang mudah atau hubungan yang selalu mulus dengan figur orang tua yang membesarkan mereka.

Pengalaman rumit selama masa pertumbuhan bersama orang tua ternyata bisa meninggalkan jejak pada perilaku seseorang saat dewasa tanpa disadari. Pola-pola ini sering muncul sebagai respons bawah sadar terhadap dinamika yang dialami di rumah bertahun-tahun lalu.

Melansir Geediting.com pada Senin (21/4), psikologi mencatat beberapa perilaku khas yang mungkin familiar jika Anda mengalami hubungan orang tua yang kompleks di masa kecil. Perilaku tersebut antara lain:

1. Keraguan Diri yang Konstan

Satu di antara dampak yang sering terasa adalah munculnya perasaan tidak yakin terhadap kemampuan atau nilai diri sendiri secara terus menerus. Kurangnya validasi atau dukungan emosional yang stabil di masa lalu bisa membuat seseorang sulit mempercayai penilaian internalnya saat ini.

2. Kemandirian Berlebihan

Sebagai mekanisme pertahanan, beberapa orang mengembangkan tingkat kemandirian yang ekstrem dan menolak menerima bantuan dari siapapun. Mereka belajar sejak dini bahwa mengandalkan diri sendiri adalah cara teraman untuk menghadapi kesulitan hidup tanpa kekecewaan dari orang lain.

3. Pola Senang Menyenangkan Orang Lain

Ada kecenderungan kuat untuk selalu berusaha membuat orang lain bahagia atau setuju demi menghindari konflik atau penolakan. Perilaku ini sering berakar dari kebutuhan untuk mendapatkan persetujuan atau menghindari hukuman dalam dinamika keluarga yang sulit saat kecil.

4. Kesulitan Membangun Hubungan Dekat

Membuka diri dan membangun ikatan emosional yang mendalam dengan orang lain sering terasa menakutkan atau sulit dilakukan. Pengalaman di mana kepercayaan dikhianati atau kebutuhan emosional tidak terpenuhi di rumah bisa menghambat kemampuan membentuk koneksi intim yang sehat.

5. Tingkat Kecemasan yang Tinggi

Baca Juga: Mengapa Beberapa Orang Menghindari Perayaan Ulang Tahun? 7 Pengalaman Masa Kecil Ini Mungkin Jadi Alasannya

Individu ini mungkin mengalami perasaan khawatir atau gelisah yang berlebihan mengenai berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Lingkungan rumah yang tidak terduga atau penuh tekanan di masa kecil bisa menciptakan sistem saraf yang selalu siaga menghadapi potensi ancaman.

6. Perjuangan dengan Merawat Diri Sendiri

Memberikan perhatian pada kebutuhan fisik dan emosional diri sendiri bisa menjadi tantangan yang signifikan. Jika kebutuhan dasar mereka sering diabaikan saat kecil, konsep untuk memprioritaskan kesejahteraan pribadi saat dewasa mungkin terasa asing atau tidak penting.

7. Perfeksionisme

Standar yang sangat tinggi dan ketakutan luar biasa akan kegagalan seringkali menjadi ciri khas yang menonjol. Perilaku ini bisa muncul dari keharusan untuk selalu tampil sempurna demi menghindari kritik atau mendapatkan sedikit penerimaan dalam lingkungan keluarga yang menuntut.

Memahami perilaku-perilaku ini dapat menjadi langkah awal penting dalam proses penyembuhan dan penerimaan diri. Mengenali akar permasalahan dari pengalaman masa kecil yang kompleks memungkinkan seseorang untuk mulai membangun pola interaksi yang lebih sehat dan memupuk hubungan yang lebih memuaskan di masa kini.

(*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah