← Beranda

Bisa Dideteksi, Berikut 7 Bahasa Tubuh yang Menunjukkan Seseorang sedang Berbohong!

Trinaifa ArdiantiMinggu, 16 Maret 2025 | 23.43 WIB
Ilustrasi bahasa tubuh. (Pexels)

JawaPos.com - Kejujuran merupakan sesuatu yang diperlukan dalam komunikasi sehari-hari. Dengan kejujuran, segalanya akan terasa lebih mudah tanpa adanya hal yang ditutup-tutupi.

Dalam sebagai jenis komunikasi, kejujuran ini tentu diperlukan. Akan tetapi, ada kalanya seseorang memilih untuk berbohong karena berbagai alasan.

Mulai dari masalah individu, takut akan reaksi lawan bicara, dan masih banyak lagi alasan seseorang untuk berbohong. Kamu tentu tidak ingin ketika berbicara dengan seseorang, orang tersebut tidak mengatakan hal sejujurnya.

Tentunya ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi apakah seseorang tersebut berbohong atau tidak ketika berkomunikasi. Dari berbagai cara, salah satu yang bisa kamu lakukan adalah memperhatikan bahasa tubuh.

Ada beberapa bahasa tubuh tertentu yang bisa memberitahu kamu apakah seseorang tersebut bohong atau tidak. Dilansir dari Better Help dan Meetings Conventions, berikut ini merupakan 7 bahasa tubuh seseorang yang sedang berbohong:

1. Gerakan Berlawanan

Salah satu tanda seseorang sedang berbohong dapat terlihat dari bahasa tubuhnya, yaitu adanya gerakan yang bertentangan dengan ucapannya.

Gerakan berlawanan terjadi ketika ekspresi tubuh tidak selaras dengan apa yang dikatakan. Misalnya, seseorang mengangguk tetapi berkata "tidak" atau justru menggelengkan kepala sambil mengatakan "iya".

Ketidaksesuaian antara ucapan dan gerak tubuh ini bisa menjadi indikasi bahwa pikiran dan tubuh tidak sinkron, sehingga kemungkinan besar orang tersebut sedang berbohong.

2. Tidak Adanya Kontak Mata

Tanda lain seseorang sedang berbohong dapat terlihat dari kurangnya kontak mata. Secara alami, ketika berbicara, orang biasanya akan menatap lawan bicaranya.

Namun, seseorang yang berbohong cenderung mengalihkan pandangan ke berbagai arah, menghindari tatapan langsung. Hal ini bisa menandakan kegelisahan, karena mereka mungkin sedang berusaha menyusun kebohongan dalam pikiran mereka dan merasa tidak nyaman untuk bertatap muka secara langsung.

Baca Juga: Kurang Percaya Diri Bisa Pengaruhi Pilihan Pasangan, Ini 7 Cara Menilai Kecocokan dalam Hubungan Romantis

3. Menyembunyikan Mulut

Bahasa tubuh lain yang dapat mengindikasikan seseorang sedang berbohong adalah kecenderungan untuk menyembunyikan mulut mereka.

Mereka mungkin melipat bibir ke dalam seolah menahan sesuatu atau menutupi mulut dengan tangan, lengan, atau bahkan benda lain. Gerakan ini bisa menjadi tanda bahwa mereka secara tidak sadar berusaha mencegah kebenaran keluar dan justru menggantikannya dengan kebohongan.

4. Cara Berdiri Canggung

Bahasa tubuh lain yang dapat menunjukkan seseorang sedang berbohong adalah postur tubuh yang terlihat canggung.

Ada dua kemungkinan cara berdiri yang bisa menandakan kebohongan. Pertama, mereka mungkin tampak tidak percaya diri dengan mengecilkan tubuh atau menciutkan bahu, yang mencerminkan kecemasan dan ketakutan akan kebohongan mereka terbongkar.

Sebaliknya, ada juga yang justru berdiri dengan postur tegap dan memperlebar tubuh seolah menunjukkan kepercayaan diri berlebihan. Sikap ini bisa menjadi cara untuk menutupi kebenaran dan meyakinkan lawan bicara bahwa mereka jujur, padahal sebenarnya sedang menyembunyikan sesuatu.

5. Gerakan Berlebihan

Tanda lain dari bahasa tubuh seseorang yang berbohong adalah gerakan yang berlebihan.

Mereka mungkin menggerakkan tangan secara berlebihan saat berbicara, layaknya orang yang sedang berorasi. Selain itu, perubahan nada suara yang tiba-tiba meninggi, sering menyela pembicaraan, atau gerakan tangan yang terlalu agresif juga bisa menjadi indikasi kebohongan.

Tanpa disadari, mereka melakukan berbagai gerakan ini sebagai upaya untuk menutupi kebohongan yang sedang mereka sampaikan.

6. Ketukan Kaki

Salah satu bahasa tubuh yang sering tidak disadari saat seseorang berbohong adalah ketukan kaki.

Berbeda dengan ekspresi wajah atau gerakan tangan yang bisa dikontrol, ketukan kaki sering kali terjadi secara refleks. Seseorang yang merasa gelisah dan takut kebohongannya terbongkar mungkin tanpa sadar mengetukkan kakinya secara berlebihan. Gerakan ini mencerminkan kegelisahan dan ketidaknyamanan mereka dalam menyampaikan sesuatu yang tidak benar.

7. Ekspresi Palsu

Bahasa tubuh terakhir yang dapat mengindikasikan seseorang sedang berbohong adalah ekspresi wajah yang tidak selaras dengan emosi yang mereka ungkapkan.

Misalnya, seseorang mungkin tersenyum, tetapi matanya tidak menunjukkan ekspresi yang sama. Atau, mereka mengaku sedih, tetapi wajah mereka tidak benar-benar mencerminkan kesedihan. Perbedaan kecil dalam ekspresi ini bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang berpura-pura.

Jika diperhatikan dengan saksama, kebohongan dapat terlihat dari gerak-gerik serta mimik wajah seseorang saat berbicara.

Ketujuh tanda di atas merupakan bahasa tubuh yang dapat mengindikasikan seseorang sedang berbohong. Jika kamu menemui seseorang yang tampak berbohong, pertimbangkan langkah yang akan diambil—apakah akan mengonfrontasi mereka secara langsung atau menunggu bukti lebih lanjut sebelum bertindak.

(*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah