← Beranda

Cara Mudah Mengenali Kebohongan! 8 Bahasa Tubuh yang Sering Muncul Saat Seseorang Tidak Jujur

Vindi Rayinda AyudyaJumat, 14 Maret 2025 | 12.12 WIB
Ilustrasi bahasa tubuh yang bisa menjadi petunjuk bahwa seseorang sedang berbohong. (Freepik)

JawaPos.Com - Pernahkah Anda merasa seseorang sedang menyembunyikan sesuatu atau berkata tidak jujur, tetapi sulit untuk membuktikannya? 

Kebohongan sering kali tidak hanya terungkap melalui kata-kata, tetapi juga melalui bahasa tubuh. 

Tubuh manusia secara alami bereaksi terhadap tekanan dan rasa bersalah yang muncul saat seseorang berbohong. 

Meskipun ada individu yang sangat pandai menyembunyikan kebohongan mereka, ada beberapa tanda bahasa tubuh yang hampir selalu muncul ketika seseorang tidak berkata jujur. 

Dilansir dari Geediting, inilah delapan bahasa tubuh yang bisa menjadi petunjuk bahwa seseorang sedang berbohong.

1) Menggaruk dan Gelisah 

Saat seseorang berbohong, sistem saraf mereka bisa mengalami peningkatan aktivitas yang menyebabkan kegelisahan. 

Salah satu tanda yang paling umum adalah gerakan tubuh yang tidak tenang, seperti menggaruk leher, wajah, atau lengan tanpa alasan yang jelas. 

Selain itu, mereka mungkin memainkan tangan mereka, mengetuk meja, atau menggerakkan kaki mereka dengan gelisah. 

Tanda-tanda ini menunjukkan bahwa mereka merasa tidak nyaman dengan kebohongan yang sedang mereka sampaikan.

2) Menghindari Kontak Mata 

Kontak mata bisa menjadi indikator kuat dalam mendeteksi kebohongan. 

Banyak orang yang berbohong cenderung menghindari kontak mata karena mereka merasa bersalah atau tidak ingin tertangkap basah. 

Mereka mungkin akan melihat ke bawah, ke samping, atau terus-menerus mengalihkan pandangan saat berbicara. 

Namun, penting untuk diingat bahwa beberapa orang secara alami memang tidak nyaman dengan kontak mata, sehingga tanda ini sebaiknya dikombinasikan dengan indikator lainnya.

3) Berkedip Cepat 

Berkedip lebih sering dari biasanya bisa menjadi tanda stres dan kecemasan yang muncul ketika seseorang berbohong. 

Ketika seseorang merasa tertekan untuk menyembunyikan kebenaran, refleks tubuh mereka sering kali tidak dapat dikendalikan sepenuhnya. 

Jika Anda melihat seseorang tiba-tiba berkedip dengan cepat saat berbicara, bisa jadi mereka sedang merasa tidak nyaman dengan apa yang mereka katakan.

4) Menutup Mulut atau Menyentuh Wajah 

Tindakan seperti menutup mulut, mengusap bibir, atau menyentuh wajah sering kali merupakan refleks bawah sadar saat seseorang berbohong. 

Ini bisa jadi karena mereka secara naluriah ingin "menutup" kebohongan yang mereka ucapkan atau merasa cemas terhadap reaksi lawan bicaranya. 

Perhatikan juga jika seseorang sering menyentuh hidung atau mengusap mata mereka saat berbicara, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang menyembunyikan sesuatu.

5) Perubahan Nada Vokal 

Ketika seseorang berbohong, tekanan psikologis dapat mempengaruhi cara mereka berbicara. 

Perubahan nada suara seperti suara yang tiba-tiba menjadi lebih tinggi, jeda yang lebih panjang sebelum menjawab, atau bahkan suara yang terdengar gemetar bisa menjadi tanda kebohongan. 

Orang yang tidak jujur juga mungkin berbicara dengan tempo yang lebih lambat dari biasanya untuk mencari waktu menyusun kebohongan mereka.

6) Terlalu Banyak Kontak Mata 

Meskipun banyak orang yang berbohong menghindari kontak mata, ada juga yang justru berusaha terlalu keras untuk terlihat percaya diri dengan mempertahankan kontak mata yang intens. 

Hal ini dilakukan untuk meyakinkan lawan bicara bahwa mereka tidak berbohong. 

Namun, kontak mata yang terlalu lama tanpa berkedip atau tanpa ekspresi alami bisa terasa tidak wajar dan justru mencurigakan.

7) Menggeser Kaki 

Gerakan kaki sering kali menjadi bahasa tubuh yang paling jujur karena sulit dikontrol secara sadar. 

Seseorang yang berbohong mungkin akan menggeser kaki mereka, mengetuk lantai, atau bahkan mengarahkan tubuhnya menjauh dari lawan bicara. 

Tanda-tanda ini menunjukkan bahwa mereka secara psikologis ingin "melarikan diri" dari situasi yang tidak nyaman.

8) Bahasa Tubuh dan Kata-Kata yang Saling Bertentangan 

Salah satu cara terbaik untuk mendeteksi kebohongan adalah dengan memperhatikan apakah bahasa tubuh seseorang sesuai dengan kata-kata mereka. 

Misalnya, jika seseorang mengatakan "Saya tidak tahu" sambil menganggukkan kepala, atau mengatakan "Saya jujur" sambil menghindari kontak mata, ada kemungkinan besar mereka sedang berbohong. 

Ketidaksesuaian antara ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan kata-kata adalah tanda yang kuat bahwa sesuatu sedang disembunyikan.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti