← Beranda

Orang yang Cemburu Tapi Tidak Mau Mengakuinya Menunjukkan 9 Perilaku Ini

Hanny SuwindariSabtu, 8 Maret 2025 | 02.46 WIB
Orang yang sering cemburu tapi tak mau mengakuinya biasanya menunjukkan 9 perilaku ini

JawaPos.com - Setiap orang bisa cemburu.

Rasa cemburu bukan cuma menyoal cinta.

Soal rezeki, kabar bahagia bahkan sekedar nasib pun juga bisa.

Setidaknya ada 9 perilaku orang yang cemburu namun tak mengakuinya dikutip dari Geediting pada 7 Maret 2025.

1. Selalu memuji

Rasa cemburu sering kali disamarkan sebagai pujian yang berlebihan atau tidak tulus. Lucunya, ini adalah salah satu cara orang yang cemburu mencoba menutupi perasaan mereka.

Pujian semacam ini biasanya terasa dipaksakan dan berlebihan.

Seolah-olah orang tersebut berusaha keras meyakinkan Anda dan diri mereka sendiri bahwa mereka benar-benar bahagia atas keberhasilan Anda.

2. Meremehkan pencapaian orang lain

Jenis perilaku ini adalah tanda klasik lain dari kecemburuan yang tersembunyi .

Alih-alih merayakan keberhasilan Anda, orang yang cemburu mungkin mencoba meremehkannya atau membuatnya tampak kurang penting dari yang sebenarnya.

Mereka melakukan ini untuk membuat diri mereka merasa lebih baik tentang situasi mereka sendiri.

3. Meniru perilaku orang lain

Meniru adalah bentuk sanjungan yang paling tulus, begitulah kata pepatah. Namun, tahukah Anda bahwa meniru juga bisa menjadi tanda kecemburuan yang terpendam?

Ketika seseorang cemburu, mereka mungkin mulai meniru tingkah laku Anda, gaya Anda, atau bahkan cara Anda berbicara.

Ini adalah cara bawah sadar untuk mencoba menyamai kesuksesan Anda dengan mengadopsi aspek-aspek kepribadian dan penampilan Anda.

4. Merasa tersaingi

Orang yang diam-diam iri sering kali merasa perlu untuk terus-menerus membuktikan bahwa mereka lebih baik.

Mereka mungkin mengubah situasi tidak penting menjadi kontes hanya untuk merasa unggul.

Misalnya, jika Anda menyebutkan bahwa Anda sudah mulai berlari, mereka langsung membanggakan bagaimana mereka telah melakukan maraton.

Atau, jika Anda berbagi resep baru yang sudah Anda coba, mereka akan mengungguli Anda dengan keterampilan memasak mereka yang lezat.

5. Pengkritik handal

Hal ini dapat terwujud dalam berbagai cara.

Mereka mungkin mengkritik keputusan Anda, mengkritik Anda secara terbuka di depan orang lain, atau melontarkan komentar pasif-agresif.

Apa pun caranya, tujuan mereka adalah menjatuhkan Anda untuk mengangkat diri mereka sendiri.

Misalnya, jika Anda memilih menekuni hobi atau minat baru, mereka mungkin meremehkannya dengan mengatakan hal itu membuang-buang waktu atau tidak sepadan dengan investasinya.

6. Tak mau membantu orang lain

Orang yang cemburu mungkin menahan diri untuk tidak memberikan dukungan atau bereaksi dengan acuh tak acuh terhadap pencapaian Anda.

Hal ini dapat sangat menyakitkan, terutama bila datangnya dari seseorang yang dekat dengan Anda.

Misalnya, Anda mungkin baru saja mencapai sesuatu yang signifikan – seperti mendapatkan pekerjaan impian atau menyelesaikan proyek yang menantang.

Namun alih-alih berbagi kegembiraan Anda, mereka mungkin bereaksi dengan apatis atau cepat-cepat mengganti topik pembicaraan.

7. Menjauh

Ini adalah perilaku lain yang sering ditunjukkan oleh mereka yang memendam perasaan cemburu.

Saat Anda sukses atau bahagia, mereka mungkin malah menjauh, alih-alih ikut senang untuk Anda.

Jarak ini dapat menjadi cara mereka mengatasi rasa iri yang mereka rasakan tetapi tidak mau mengakuinya.

8. Suka membandingkan

Seseorang yang cemburu tetapi menolak mengakuinya sering kali terjebak dalam perangkap membandingkan dirinya dengan Anda.

Jika Anda membeli mobil baru, mereka mungkin tiba-tiba merasa perlu melakukan peningkatan.

Jika Anda memulai perjalanan kebugaran, mereka mungkin mulai berbagi rutinitas latihan mereka sendiri.

Meskipun wajar untuk sesekali membandingkan diri kita dengan orang lain, perbandingan yang terus-menerus sering kali merupakan tanda kecemburuan yang terpendam.

9. Aura negatif

Ketika seseorang diam-diam merasa iri, mereka mungkin memancarkan aura negatif, meskipun mereka tidak menyuarakan perasaannya secara eksplisit.

Anda mungkin merasa gelisah, tidak nyaman, atau negatif di sekitar mereka, terutama saat membahas pencapaian atau kebahagiaan Anda.***

EDITOR: Hanny Suwindari