JawaPos.com - Viral di media sosial seorang pria asal Karawang, Jawa Barat, bernama Saragih melontarkan ancaman sangat garang mengaku mau menghabisi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM.
Saragih terlihat sangat marah dan emosional karena adanya penertiban bangunan liar di kawasan Karawang Barat. Dia mendengar kabar bahwa tempat usahanya juga mau ditertibkan. Kabar itu memantik letupan emosi dan membuat dia sangat marah dan garang.
"Mana KDM? Biar saya habisi dia," kata Saragih dengan lantang tanpa rasa takut.
Setelah viral, Saragih kini menarik ucapannya dan memutuskan untuk minta maaf secara terbuka ditujukan kepada KDM.
Permintaan maafnya itu disampaikan Saragih melalui sebuah video. Tak seperti di awal dimana dia terlihat garang, Saragih justru bersikap sopan dengan nada memelas ketika minta maaf kepada KDM.
"Saya menyampaikan permohonan maaf yang setulus tulusnya, yang seikhlasnya kepada Gubrnur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, Bapak Aing. Semoga dibukakan pintu maaf," kata Saragih dalam video.
Saragih memberikan pujian kepada Dedi Mulyadi atau KDM dengan menyebutnya sebagai orang baik dan memiliki tujuan baik untuk wilayah Jawa Barat.
"Saya merasa bapak adalah orang baik. Pada saat kejadian kemarin, itu tidak disengaja. Karena dari luar ditelepon akan ada pembongkaran atas lahan milik (saya), ada usaha saya juga," katanya.
Dedi Mulyadi memberikan tanggapan atas permintaan maaf yang disampaikan Saragih. Dia mengaku telah membukakan pintu maaf.
"Terima kasih sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Saya mamemaafkan setiap orang yang di lapangan seringkali bersitegang," kata Dedi Mulyadi.
"Yanag penting buat kita semua kita punya niat yang sama untuk menjaga Jawa Barat tetap istimewa," imbuh KDM.