JawaPos.com - Viral di media sosial aksi sejumlah remaja perempuan yang mengolok-olok anak-anak Palestina yang menjadi korban genosida Israel. Hal itu dilakukan lima remaja saat makan di McDonald's yang belakangan kerap diboikot seiring situasi di Palestina yang kian memanas.
Usai viral, warganet kemudian menyerbu akun Instagram SMP 216 Jakarta lantaran pengunggah dan perekam video dengan akun Instagram @chiraaannnnn diduga merupakan salah satu siswanya.
Menanggapi hal itu, pihak SMPN 216 Jakarta kemudian membenarkan bahwa perempuan yang merekam olok-olok itu adalah siswanya.
"Yang memvideokan dan memposting serta pemilik akun instastory tersebut merupakan salah satu peserta didik kelas 9 SMPN 216 Jakarta," tulis akun resmi Instagram @smpn_216, dikutip Selasa (11/6).
Atas kelakuan siswi tersebut, pihak SMPN 216 mengecam tingkah yang tidak beretika dari salah satu siswinya karena mengolok-olok penderitaan anak Palestina.
"Setelah mendalami perihal video yang sudah beredar kami dari pihak sekolah sangat menyayangkan dan mengecam perilaku dalam video tersebut," ucapnya.
"Kami pihak sekolah selalu mengajarkan dan menjunjung tinggi sikap toleransi," pungkas klarifikasi SMPN 216 Jakarta.
Untuk diketahui, dalam video yang diunggah salah satu siswi SMP 216 Jakarta itu, tampak empat remaja perempuan dalam video. Tiga di antaranya beberapa kali menyebut bahwa saos di McD adalah darah anak Palestina.
Mereka juga ada yang berseloroh bahwa daging ayam McD yang dimakan adalah daging anak Palestina dengan nada meledek. Yang kemudian disambut gelak tawa anak-anak tersebut. (*)