← Beranda

Kapolres Jaktim Sebut Penyebab Preman di Jatinegara Rusak Gerobak Bubur dengan Celurit

Tazkia Royyan HikmatiarMinggu, 28 April 2024 | 23.19 WIB
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly
 
 
JawaPos.com – Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa aksi premanisme berupa penganiayaan tukang bubur bernama Udin di kawasan Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur Jumat (26/4) sore lalu.
 
 
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly menerangkan, penganiayaan itu bermula ketika Udin sedang berjualan bubur. Selanjutnya pelaku bersama seorang temannya datang dan memesan bubur tersebut. 
 
"Korban menyiapkan buburnya dan menyerahkan ke pelaku. Selanjutnya korban menagih uangnya, tapi tidak ditanggapi oleh pelaku alias pelaku tidak mau bayar," ujarnya kepada wartawan, Minggu (28/4).
 
Kesal dengan kelakuan pelaku, korban kemudian memberi tahu agar pelaku sejak awal seharusnya bicara baik-baik untuk meminta bubur bila bukan hendak membeli.
 
"Akhirnya korban menyampaikan kepada pelaku bahwa kalau mau minta bubur bilang saja karena akan korban berikan secara cuma cuma," ungkap Nicolas. 
 
Namun, pelaku malah tak terima diberi tahu seperti itu oleh Udin. Sehingga, ia kemudian pulang dan mengambil cerulit.
 
"Pelaku datang sendirian menghampiri gerobak korban dan langsung menebaskan celurit ke gerobak korban sebanyak 5 kali sehingga gerobak korban mengalami kerusakan," tuturnya.
 
 
"Selain itu, pelaku juga menendang gerobak korban sehingga gerobak korban terbalik," ujarnya. (*)
EDITOR: Dinarsa Kurniawan