← Beranda

Terlalu Pedas Jadi Alasan Denmark Menarik Kembali Produksi Mie Samyang

Meuthia NabilaJumat, 14 Juni 2024 | 18.07 WIB
Terlalu pedas, Denmark tarik tiga produk mie Samyang

 

JawaPos.com - Para pejabat di Denmark telah menarik kembali semua produksi mie ramen, yang diproduksi oleh Samyang. 

Mereka mengatakan, bahwa ekstrak cabai yang disertakan dalam tiga produk populernya dapat meracuni konsumen.
 
Namun, perusahaan Korea Selatan ini membalas dengan mengatakan kepada BBC bahwa tidak ada masalah dengan kualitas produk mereka.
 
Perusahaan tersebut justru berpendapat, bahwa orang Denmark tidak terbiasa mengkonsumsi rempah-rempah yang pedas.
 
Badan Pengawas Obat Hewan dan Makanan Denmark, mengumumkan penarikan tersebut pada hari Selasa (11/6). 
 
Badan Pengawas Obat Hewan dan Makanan Denmark beralasan, jika tingginya kadar capsaicin pada tiga produk ramen instan yang ditarik, yaitu Buldak 3x Spicy and Hot Chicken, 2x Spicy, Hot Chicken and Hot Chicken Stew.
 
Menurut Poison.org, capsaicin adalah ekstrak cabai yang dapat menyebabkan mual, muntah, sakit perut, diare, dan sensasi terbakar jika tertelan dalam jumlah yang berlebihan.
 
"Jika memiliki produk tersebut, Anda harus membuangnya atau mengembalikannya ke toko tempat produk tersebut dibeli," demikian pernyataan dari organisasi Denmark dikutip dari New York Post.
 
Baca Juga: 5 Alasan Kamu Harus Berhenti Makan Mie Instan Setiap Hari, Salah Satunya Meningkatkan Risiko Serangan Jantung
 
"Kami memahami bahwa otoritas makanan Denmark menarik kembali produk tersebut, bukan karena masalah pada kualitasnya, tetapi karena terlalu pedas," pernyataan yang dirilis oleh Samyang.
 
"Produk ini diekspor secara global. Namun ini adalah pertama kalinya produk tersebut ditarik kembali karena alasan di atas," tambah perusahaan tersebut.
 
Berita ini membuat pengguna di media sosial terpecah, dengan beberapa orang mengatakan bahwa ramen tersebut sangat pedas.

"Istri saya (orang Thailand) menyukai makanan pedas, tapi bahkan dia hampir tidak bisa mengkonsumsi 3x pedas dari Samyang," tulis salah satu pengguna Reddit. Namun, ada juga yang mengecam larangan makanan tersebut. 
 
"Itu bodoh, di kemasannya ada peringatan yang jelas bahwa makanan ini mungkin pedas."
 
Sementara itu, beberapa pakar mengolok-olok organisasi ini dan Denmark secara keseluruhan, dengan mengatakan bahwa ini adalah bukti bahwa negara ini hanya menyukai makanan yang hambar.

"Saya punya teman dari Denmark, yang menganggap udang dilapisi tepung roti tawar dengan sedikit lada di atasnya terlalu pedas," canda seorang di media sosial.

"Dari bangsa Viking yang tak kenal takut menjadi, harus melindungi orang dari mie pedas," sindir yang lain, seperti yang dikutip dari New York Post.
 
***
EDITOR: Novia Tri Astuti