← Beranda

Beri Peringatan Amerika Serikat dan Korea Selatan, Korea Utara Kembali Luncurkan Rudal Balistik

Rizal Rosyid AnnafiRabu, 20 Desember 2023 | 02.57 WIB
Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un sedang menyaksikan peluncuran rudal balistik Hwasongpho-18 di Pyongyang, Korea Utara. / Sumber : Korea Central News Agency

 

JawaPos.com – Korea Utara kembali menunjukkan kemampuan alutsista mereka pada Amerika Serikat dan sekutunya.

Salah satu Rudal Balistik Antar Benua (ICBM) milik Korea Utara yakni Hwasongpho-18 telah diluncurkan pada Senin (18/12).

Pemimpin tertinggi Korea Utara yakni Kim Jong Un turut menyaksikan peluncuran rudal yang dibuat oleh negaranya.

Mengutip laman Korea Central News Agency (KCNA), peluncuran rudal balistik tersebut merupakan peringatan bagi Amerika Serikat dan Korea Selatan.

“Kami meluncurkan rudal Hwasong-18 sebagai peringatan bagi Amerika Serikat dan Korea Selatan yang telah mengadakan pertemuan di Washington pada 15 Desember lalu,” tulis mereka.

“Pertemuan tersebut secara langsung telah menunjukkan ancaman bagi kedaulatan Korea Utara,” lanjut mereka.

Pada 15 Desember 2023 lalu Amerika Serikat dan Korea Selatan mengadakan pertemuan yang bertajuk Nuclear Consultative Group.

Baca Juga: Pasca AS dan Korea Selatan Dukung Rencana Pencegahan Nuklir, Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik

Mengutip pernyataan resmi dari White House, pertemuan tersebut membahas mengenai AS yang akan memberikan bantuan lebih di bidang pertahanan untuk Korea Selatan.

Bantuan tersebut berupa dikirimnya kapal selam USS Kentucky pada bulan Juli 2023 serta penelitian bersama terkait peluncuran rudal balistik antar benua yang dilakukan oleh Korea Utara.

Selain itu, mereka juga mengancam negara yang berada di bawah pimpinan Kim Jong Un itu agar tidak lakukan uji coba rudal balistik terus-menerus.

“Segala bentuk serangan nuklir yang dilakukan oleh Korea Utara pada AS dan Sekutunya akan menghancurkan pemerintahan Kim,” tulis pernyataan tersebut.

Kemampuan Hwasongpho-18

Berdasarkan laporan yang dibuat oleh KCNA, rudal tersebut memiliki kemampuan jelajah pada ketinggian 6.512,2 Kilometer.

Rudal balistik itu saat diluncurkan mampu mencapai jarak 1.002,3 Kilometer dalam waktu 4,41 detik dan mampu mendarat di area sasaran yang telah ditentukan.

Baca Juga: Korea Selatan dan Amerika Serikat Jalin Kerja Sama Pencegahan Nuklir, Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik

Pemimpin tertinggi Kim Jong Un bersama Komandan Tertinggi dari Dewan yang mengatur urusan persenjataan balistik.

Dalam peluncuran rudal balistik itu mereka menyatakan bahwa tidak ada negara maupun wilayah yang terkena dampak.

Pemimpin tertinggi di Korea Utara itu mengatakan bahwa peluncuran kali ini menunjukkan bahwa kemampuan alutsista di negaranya siap untuk menghadapi keadaan perang.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa peluncuran rudal balistik Hwasongpho-18 itu juga memberi pesan pada Washington bahwa hal ini akan terjadi apabila mereka terus mengancam negaranya.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti