Meski Hari Persemakmuran akan menjadi momen terakhir Meghan Markle dan Pangeran Harry dalam suasana kerajaan, namun mereka berdua tetap menebar senyum. Sesuai janjinya pada Ratu Elizabeth sebelum meletakkan gelar kerajaan pada akhir Maret 2020, Pangeran Harry dan Meghan Markle hadir di acara Hari Persemakmuran.
Keluarga kerajaan Inggris berkumpul untuk layanan tahunan Commonwealth Day di Westminster Abbey. Ratu Elizabeth II dan keluarganya kumpul bersama untuk pertama kalinya sejak keputusan mundur yang mengejutkan dari Meghan Markle dan Pangeran Harry.
Pangeran Harry dan Meghan Markle lebih dulu datang. Harry mengenakan jas dan dasi biru. Meghan berpakaian hijau kelly dalam gaun koleksi Emilia Wickstead. Dia menampilkan jubah di atas satu bahu dan topi oval hijau yang serasi dengan jaring yang bertengger di sisi kiri kepalanya. Dia membawa tas hijau dan memakai sepatu krem.
Pakaiannya melanjutkan pola yang dikenakannya pada malam ketika dia dan Harry menghadiri Endeavour Awards. Ketika itu Meghan mengenakan gaun biru turquoise pas. Masih menuju rangkaian acara puncak, Meghan mengenakan busana jubah merah tua pada Sabtu (7/3) malam di Mountbatten Music Festival, cocok dengan seragam Harry's Royal Marines.
Kemudian menyusul Pangeran William dan Duchess Kate dari Cambridge menghadiri acara itu. Pangeran William memilih setelan gelap dan Kate memilih mantel Catherine Walker merah dipangkas dalam beludru dengan topi gaya burgundy dan ungu dan clutch beludru merah.
Terlihat dalam foto yang dilansir dari USA Today, Selasa (10/3), Meghan Markle dan Kate Middleton berada dalam satu barisan depan dan belakang. Entah apa makna warna busana hijau Meghan Markle dan warna busana merah Kate Middleton. Terlepas dari itu, keduanya sangat memesona.
Layanan Persemakmuran adalah tradisi pertama yang dilakukan oleh semua anggota kerajaan. Pesan Hari Persemakmuran sang ratu menampilkan tema tradisionalnya tentang keanekaragaman, konektivitas dan konservasi, dan bagaimana teknologi dan media modern memungkinkan lebih banyak orang mengalami kemajuan dalam pendidikan, kedokteran, dan perlindungan lingkungan.
"Bagi banyak orang, kondisi ini membangkitkan keinginan untuk menggunakan sumber daya alam planet kita dengan lebih hati-hati, dan mendorong untuk melihat bagaimana negara-negara Persemakmuran terus merancang cara-cara baru untuk bekerja sama untuk mencapai kemakmuran, sekaligus melindungi planet kita," kata Ratu seperti dilansir USA Today.
Persemakmuran adalah jaringan global lebih dari 50 negara, mulai dari Kanada dan Australia hingga pulau-pulau kecil di Pasifik, banyak di antaranya bekas koloni Kerajaan Inggris kuno. Persemakmuran telah berkembang dari hanya tujuh negara menjadi 54 anggota, dan sang ratu telah melakukan lebih dari 200 kunjungan ke negara-negara anggota.