JawaPos.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau yang dikenal sebagai Kereta Cepat Whoosh telah beroperasi sejak Oktober 2023 lalu dengan melayani perjalanan kereta rute Jakarta-Bandung untuk saat ini.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah mengumumkan penerapan skema tarif dinamis atau ‘dynamic pricing’ untuk perjalanan Kereta Cepat Whoosh yang akan berlaku mulai (3/2) mendatang.
Dilansir dari ANTARA, pihak KCIC telah mengkonfirmasi perihal penerapan tarif dinamis. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa penerapan skema tarif dinamis ini memberikan kesempatan bagi penumpang untuk memperoleh tiket Kereta Cepat Whoosh dengan harga yang lebih terjangkau saat melakukan perjalanan pada waktu yang ditentukan, dalam keterangan yang diterima di Bandung pada Senin (29/1).
“Dalam skema baru ini dimungkinkan dalam satu hari terdapat beberapa tarif yang berbeda untuk perjalanan Whoosh," ujar Eva.
Eva juga menjelaskan lebih lanjut terkait faktor-faktor penetapan tarif dinamis yang ditentukan oleh waktu perjalanan seperti jam sibuk atau jam non-sibuk, periode liburan dan di luar liburan, beserta hari kerja ataupun akhir pekan.
Ia mengungkapkan bahwa tarif yang lebih tinggi akan ditawarkan pada jam sibuk, sementara tarif yang lebih terjangkau akan tersedia di luar jam sibuk.
Hal ini mencerminkan strategi KCIC untuk memberikan opsi yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan penumpang.
“Penumpang diberi alternatif perjalanan dengan tarif yang berbeda-beda menyesuaikan dengan kebutuhan, keinginan dan daya belinya,” ujarnya lebih lanjut.
Ia juga menyatakan bahwa nantinya akan berlaku tarif yang bervariasi untuk kelas premium ekonomi, yakni dimulai dengan harga Rp150.000, Rp175.000, Rp200.000, Rp225.000, hingga Rp250.000.
Eva berharap adanya penerapan tarif dinamis ini dapat meningkatkan fleksibilitas harga serta dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat secara keseluruhan.
“Penerapan tarif dinamis ini akan terus dipantau dan dievaluasi agar dapat terus sesuai dengan kebutuhan penumpang dan operasional Whoosh,” pungkasnya lebih lanjut.
Hingga 27 Januari 2024, 1,4 juta orang telah menggunakan Whoosh untuk mobilitas Jakarta-Bandung, dengan okupansi rata-rata 60-80%.
Masyarakat dapat memesan tiket Whoosh melalui saluran resmi seperti aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, Ticket Vending Machine, Loket resmi di stasiun, serta aplikasi mitra yang terdiri dari Access by KAI, Livin by Mandiri, BRImo, serta BNI Mobile Banking.