JawaPos.com – Proyek pembangunan tol Kediri-Kertosono memberikan banyak dampak. Salah satunya adalah penggusuran Pasar Buah Banyakan.
Pedagang pasar yang terdampak proyek penggusuran akan dipindahkan ke sebelah barat. Bahkan, untuk kepentingan penggantian aset pasar, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) sudah mengukur luas tanah dan jumlah bangunan.
Pengukuran dilakukan pada Senin (20/11) sekitar pukul 11.00 di Pasar Buah Banyakan.
Tanah dan bangunan yang terkena proyek dari pemerintah akan mendapatkan ganti berupa tanah dan bangunan. Karena hal tersebut, pengukuran yang dilakukan pada Senin (20/11) itu sangat penting untuk mengetahui jumlah yang akan diganti.
Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukardi yang dikonfirmasi mengenai pengukuran aset Pasar Buah Banyakan mengatakan.
“Betul siang ini (kemarin, Red) dilakukan pengukuran untuk aset Pasar Buah Banyakan,” ujar Sukadi dikutip Radar Kediri.
Tapi Sukadi sendiri masih belum memastikan jumlah lapak yang terkena proyek. Meski demikian, sesuai sketsa awal peta Tol Kediri – Kertosono, hanya sebagian dari pasar yang terdampak.
Pemindahan akan dilakukan untuk semua pedagang pasar. Karena hal itu pengukuran pada Senin (20/11) dilakukan secara menyeluruh.
Pengukuran tidak hanya bagian yang terdampak saja, terkait nasib mereka akan dipindahkan ke lokasi baru menurut Sukadi.
Tempat relokasi menurutnya masih belum dipastikan sampai kemarin.
“Semuanya sedang disiapkan oleh pemkab dengan matang,” ujarnya.
Meski Sukadi masih belum menyebutkan tempatnya secara lengkap, sumber dari koran ini menyebut bahwa Pasar Buah Banyakan yang baru terletak tidak jauh dari lokasi lama.
Hanya berjarak dua kilometer, pasar yang menjadi sebuah ikon Kabupaten Kediri itu tetap akan dibangun di jalur Kediri – Nganjuk.
Masih sama berada di sisi utara jalan. Tepat, di lahan lapangan futsal yang sampai sekarang masih berjalan.
“Harganya (lahan di lapangan futsal, Red) sudah disepakati,” kata sumber koran ini sembari menyebut dalam waktu dekat akan diserahkan uang ganti ruginya.
Pembangunan Pasar Buah Banyakan disebut – sebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Sesuai dengan ketentuan, tempat relokasi itu harus sudah jadi lebih dulu sebelum pembangunan Tol Kediri – Kertosono.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengaku sudah membuat survey lapangan terkait pemindahan para pedagang Pasar Buah Banyakan.
Pada Minggu lalu, pihak pemkab bersama jasa marga juga sudah mendatangi pasar.
“Tujuannya untuk mengecek kondisi pasar sebelum dilakukan pemindahan,” ujar Tutik.
Pertanyaan mengenai, kapan pemindahan akan dilakukan? Tutik sendiri belum bisa menyebutkan secara pasti.
Karena, semuanya masih dalam proses. Apalagi terkait pemindahan pedagang ke lokasi baru nanti juga akan melibatkan banyak pihak.
Ada 75 pedagang yang akan di pindah. Untuk memastikan pemindahan tidak menimbulkan keriuhan, menurut Tutik pihaknya terus selalu melakukan koordinasi, termasuk dengan pedagang pasar.
Meski tidak menyebutkan waktu pemindahan, Tutik mengatakan saat proyek tol mulai dilakukan, lokasi Pasar Buah Banyakan yang lama sudah harus kosong.
Sesuai kesepakatan pembangunan proyek yang akan mulai pada awal tahun depan, berarti pemindahan harus dilakukan akhir tahun ini.
“Kalau (lokasi, Red) pengganti atau sebagainya masih kita matangkan lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Solekah, 45, pedagang mangga di Pasar Buah Banyakan mengaku sudah mengetahui rencana pemindahan.
Meski begitu, sampai kemarin dia masih belum mengetahui lokasi pasar yang baru.
“Kapan akan dipindah juga belum tahu,” kata Solekah.
Solekah dan para pedagang lain bersepakat untuk meminta lokasi yang baru tak jauh dari lokasi yang lama.
Hal tersebut, karena konsumen atau langganan tidak kesusahan mencari lapak pedagang yang baru.
“Semoga tetap dekat di jalan raya,” harapnya.