WAJAH Yuni Shara yang tampak muda selalu jadi pembicaraan. Cukup banyak yang sulit percaya jika pelantun Desember Kelabu itu sudah berusia 51 tahun. Wajah dan tubuhnya yang mungil memang membuat Yuni tampak lebih muda. Ditemui di perayaan hari jadi AYOM yang pertama beberapa waktu lalu, Yuni bercerita soal kiatnya menjaga penampilan dan perawatannya.
Yuni selalu dibilang awet muda dan ditanya apa rahasianya. Bagaimana meresponsnya?
Waduh, saya juga nggak tahu nih, mau bilang apa. Lah wong saya itu ya mulai pakai skincare di usia 50 tahun, lho. Rutin pakai sunscreen aja baru-baru ini, hahaha. Sebelumnya ya cuma rutin cuci muka sama salep dokter kulit langganan.
Apa mungkin karena bentuk tubuh ya sehingga tampak lebih muda?
Iya, betul. Saya mungkin terlihat muda karena bentuk tubuh saya petite alias kecil. Itu kali ya yang mendiskon penampilan wajah saya, hahaha.
Sebelumnya, perawatan apa saja yang dilakukan?
Paling cuma botox di rahang setiap enam bulan karena sering nyanyi, kan. Selebihnya, saya jarang banget ke klinik. Dulu pernah laser, tapi hasilnya nggak sesuai harapan. Saya juga takut jarum, jadi ya nggak mau yang asal pergi ke klinik. Pokoknya, harus konsultasi bener-bener dulu sama dokter.
Berarti jarang keluar buat perawatan dong?
Iya, saya malas buat perawatan di luar, hahaha. Gunting rambut aja saya di rumah. Paling ya cuma perawatan gigi yang saya mesti ke dokter.
Kalau sunscreen, mengapa jadi yang paling esensial?
Saya lagi suka main tenis, termasuk saat cuaca panas. Apalagi sekarang banyak polusi di luar. Nah, itu bikin muka saya harus dikasih sunscreen biar terlindungi. Selain sunscreen, saya nggak mau pakai banyak-banyak. Takut kelihatan pliket (lengket, Red).
Jika mencari skincare, berarti yang nggak lengket begitu ya? Atau ada syarat lain?
Yang banyak airnya, jadi lembap dan nggak lengket. Terus juga bahannya harus dari tanaman ya. Saya soalnya sebelum ini rutin pakai lendir lidah buaya. Saya percaya kalau tanaman itu efeknya bagus.
Apa beauty routine Yuni yang harus dilakukan?
Pastinya pakai pembersih, terus pencerah, sama kasih krim di daerah yang ada flek. Wis, iku (Sudah, itu saja, Red). Nah kalau untuk make-up, aku kasih concealer di sekitar mata, bedak tabur, terus highlighter. Wis, mari (Sudah, selesai,Red). Oh, sama saya rutin peeling komedo.
Apakah pola makan Yuni juga sangat bersih?
Aduh, nggak juga. Wong berat saya baru naik gara-gara makan cilok, hahaha. Nggak ada pantangan kok.
Yuni juga aktif olahraga, misalnya tenis dan pilates. Apakah itu untuk membuang kalori dan gula?
Saya mikirnya gini, saya olahraga itu biar tubuh saya tetap energik. Terus, saya suka baca supaya saya nggak gampang pikun. Pokoknya nyenengke ati, ora nyelatui wong (menyenangkan hati, tidak menyinggung orang, Red).
Sekali perawatan, habis berapa duit?
Haduh, pamali kalau dikasih tahu, hahaha. (*/c6/len))