← Beranda

Bacaan Doa Tidur Lengkap dengan Arab, Latin Serta 6 Ajaran Sunnah dari Rasulullah

Novia Tri AstutiSenin, 11 Desember 2023 | 05.06 WIB
Bacaan, Manfaat dan Keutamaan Mengamalkan Doa Nabi Yunus di Masa-masa Sulit.


JawaPos.Com - Agar terhindar dari mimpi buruk, doa sebelum tidur menjadi sunnah yang baik untuk dilakukan umat muslim.

Selain itu, doa sebelum tidur juga disunnahkan agar dilindungi oleh Allah SWT hingga bangun di esok hari.

Ya, dalam ajaran islam doa sangat penting dilakukan dalam aktivitas sehari-hari tak terkecuali saat menjelang tidur dan mengistirahatkan badan.

Untuk lebih lengkapnya, berikut doa tidur lengkap dengan latin, arti dan ajaran sunnah yang di sampaikan Rasulullah.

Sebagai informasi yang dilansir dari Nu Online, Minggu (10/12), doa tidur ada 2 versi panjang dan pendek.

Bacaan Doa Tidur dan Latin

بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ

Bacaan latin: "Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut."

Artinya:

"Dengan namaMu ya Allah, aku hidup dan aku mati." (Sahih Bukhari, At-Tauhid: 6845).

Selanjutnya, inilah 6 Sunnah yang Diajarkan rasullulah Sebelum Tidur

1. Berwudhu

Dalam buku yang bertajuk Sunnah Rasulullah Sehari-hari oleh Syaikh Abdullah bin Hamoud Al Furaih, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan umat muslim untuk bersuci atau wudhu sebelum tidur.

Hal ini telah diriwayatkan dalam sebuah hadist berikut ini:

"Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, hendaklah engkau berwudhu seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu," (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).

2. Megibas kasur

Selain kebersiahan diri, membersihkan tempat tidur juga diajarkan dan disunnahkan oleh Rasulullah.

Dalam hadits Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Jika salah seorang di antara kamu hendak mendatangi tempat tidurnya, hendaknya ia mengibas kasurnya dengan bagian dalam sarungnya, karena ia tidak mengetahui apa yang ada padanya, kemudian mengucapkan:

بِاسْمِكَ رَبِّى وَضَعْتُ جَنْبِى

Bacaan latin: Bismika rabbi wadha'tu janbii

Artinya: "Dengan nama-Mu Wahai Tuhanku, aku baringkan punggungku," (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).

3. Membaca Doa Tidur

Membaca doa saat tidur sebagaimana di tuliskan di atas baik untuk dilafaskan sebelum beristirahat.

"Apabila kamu ingin tidur maka berwudhulah lebih dulu sebagaimana wudhu untuk sholat, kemudian berbaringlah ke kanan dan bacalah doa doa sebelum tidur. Rasulullah SAW bersabda: 'Jadikanlah doa itu sebagai akhir dari semua perkataanmu," (HR Bukhari Muslim).

4. Membaca Ayat Kursi

Setelah menjalankan 3 sunnah sebelumnya, membaca Ayat kursi sebelum tidur juga dianjurkan.

Dalam suatu hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah SAW membenarkan hal tersebut dengan berkata:

فَذَكَرَ الْحَدِيثَ فَقَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ ، وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

Artinya: "Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al-Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta'ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi." (HR. Bukhari).

5. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Seusai membaca Ayat Kursi, Nabi Muhammad SAW melanjutkannya dengan membaca tiga surat pendek, yaitu Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

Hal ini telah dijelaskan dari Aisyah RA berkata:

كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

Artinya:

"Rasulullah SAW apabila hendak beranjak ketempat tidurnya setiap malam, Beliau menyatukan kedua telapak tangannya lalu meniupkan keduanya dan membacakan keduanya surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas. Kemudian beliau mengusap dengan keduanya bagian mana saja semampunya. Beliau memulainya dari atas kepala dan wajahnya serta bagian belakang dari badannya. Beliau melakukan perkara itu tiga kali." (HR. Muslim).

6. Segera Tidur Setelah Sholat Isya

Amalan terakhir yang diajarkan Rasulullah SAW adalah menyegerakan tidur setelah melaksanakan sholat Isya.

Dalam sebuah riwayat dari Abi Barzah, ia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

Artinya:

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat 'Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya." (HR. Bukhari).

****

EDITOR: Novia Tri Astuti