JawaPos.com- Onic Esports berhasil membuat kejutan dengan mampu menyingkirkan juara M3 World Championship 2021, Blacklist International, ke lower bracket pada babak Knockout hari pertama, Sabtu (10/12).
Setelah berjuang keras penuh perlawanan selama 5 game dengan skor akhir 3-2, ONIC Esports berhak melaju ke semifinal upper bracket.
Dilansir dari Antara pada Minggu (10/12), meski tanpa 2 pemain andalan, Wise dan sang kapten OhMyVe33nuss, Blacklist International tampil tidak kehilangan satu apa pun.
Baca Juga: Bigetron Era Juara Piala Presiden Esport, Modal Besar untuk Seleksi Nasional
Berkat 3 pemain anyar yang bergabung, Edward, Oheb, dan Sensui, Blacklist langsung memberikan tekanan besar ke ONIC Esports sejak awal permainan.
Dengan tiga roster baru, tim tuan rumah tersebut menjegal wakil Indonesia pada game pertama.
Edward, Oheb, Renejay, Yue, dan Sensui mendominasi early game, membuat Kiboy dan kawan-kawan kesulitan untuk mengembangkan permainan.
Baca Juga: Timnas esport Siap Bertolak ke Rumania untuk Kejuaraan Dunia IESF 2023
Meski telah berusaha mengejar dari segi gold, ONIC Esports tidak mampu menahan serangan Blacklist International.
Game pertama yang berlangsung intens selama 30 menit akhirnya berhasil dicuri oleh Blacklist International.
Pada pertandingan ini, ONIC Esports menghadirkan beberapa kejutan dengan penggunaan Benedetta dan Dyrroth jungler di tangan Kairi.
Baca Juga: Pemenang Piala Presiden Esport 2022 akan Tampil di Kejuaranan Dunia
Sementara Blacklist selalu memainkan META support healer dengan menggunakan Rafaela, Mathilda, Floryn (2x), dan Minotaur.
Selain itu, bisa dikatakan bahwa ONIC selalu berada di bawah tekanan Blacklist, terutama di game pertama.
Namun, dominasi yang sudah dibangun oleh wakil Filipina tersebut tidak serta merta membuat mereka bisa dengan mudah menundukkan ONIC.
Mereka baru berhasil memastikan kemenangan pada menit ke-30.
Bahkan, ONIC yang berada dalam kondisi tertekan, sempat memiliki peluang untuk membalikkan keadaan, meski usaha tersebut tidak cukup.
Baca Juga: Para Atlet Piala Presiden Esport Tes Kesehatan di RSPI Bintaro Jaya
Setelah tertinggal di game pertama, ONIC kembali berada di bawah tekanan di dua game berikutnya.
Hal ini cukup mengkhawatirkan, mengingat satu kekalahan tambahan bisa membuat Blacklist berada di atas angin untuk memenangi match.
Namun beruntung bagi ONIC, mereka selalu mampu keluar dari tekanan.
Baca Juga: Ribuan Gamers Dari 36 Kota Ikuti Babak Kualifikasi Super Esport Series
Mereka berhasil memecah memenangi banyak team fight penting dalam kondisi tertinggal, terutama ketika membelah peperangan menjadi dua atau lebih untuk merusak META UBE milik Blacklist untuk berbalik unggul 2-1.
Akan tetapi, tampaknya rencana permainan ONIC di game keempat tidak berjalan dengan maksimal.
Mereka kembali berada di bawah tekanan lawan sejak awal dan tidak mampu menemukan celah untuk mengubah keadaan, hingga sudah harus takluk di menit ke-14.
Baca Juga: Super Series Jadi Angin Segar untuk Ekosistem Esport di Indonesia
Memasuki game kelima alias penentuan, ONIC baru mampu menunjukkan dominasi atas lawannya tersebut.
Dari awal permainan, mereka sudah berhasil memberikan tekanan besar kepada Blacklist tanpa memberi kesempatan bangkit.
Alhasil, ONIC pun sukses mendapatkan semua objektif penting tanpa kesulitan yang berarti dan memporak porandakan pertahanan Blacklist dengan cepat.
Bahkan, mereka sudah berhasil memastikan kemenangan di menit ke-13 dengan skor kill 12-2, dan tanpa kehilangan satu pun turret yang dimiliki!
Hasil ini berhasil mengantarkan ONIC Esports untuk melaju ke babak semifinal upper bracket M5.
Sementara bagi Blacklist, mereka kini harus berjuang ekstra keras di lower bracket, jika tidak ingin impiannya untuk kembali menjadi juara dunia kandas.
Baca Juga: 8 Tim Mobile Legends-16 Tim PUBGM Tanding di Final Super Esport Series
Di babak semifinal upper bracket M5, ONIC akan ditantang oleh Deus Vult. Wakil dari Rusia tersebut merupakan tim kuda hitam terbesar sepanjang gelaran kejuaraan dunia MLBB Kelima ini.
Deus Vult berhasil lolos ke playoff sebagai runner-up Grup D di bawah Geek Fam.
Mereka berhasil lolos setelah sukses menundukkan wakil Amerika Serikat, TheOhioBrothers, dan andalan utama Malaysia, HomeBois.
Baca Juga: PBESI Serahkan Bonus Miliaran Rupiah untuk Atlet Esport SEA Games
Di babak playoff, Deus Vult berhasil melangkah ke semifinal upper bracket setelah mampu menang 3-1 atas tim dari Turki, Fire Flux, yang merupakan juara Grup B setelah di pertandingan terakhir berhasil menundukkan Blacklist.
Potensi Deus Vult ini harus benar-benar diantisipasi oleh ONIC demi menjaga peluang mereka melangkah ke final upper bracket.
Jika tidak, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi korban berikutnya dari sang kuda hitam.
Baca Juga: Segini Kecepatan Jaringan Arena Pertandingan Esport SEA Games Vietnam
Pertemuan antara ONIC Esport vs Deus Vult ini baru akan digelar pada Selasa (12/12) pukul 13:00 WIB.