JawaPos.com - Bulan suci Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada Selasa, 3 Maret 2026, umat Muslim di wilayah Surakarta memasuki hari ke-13 Ramadhan 1447 Hijriah. Di hari ini, umat Islam kembali menjalankan ibadah puasa sejak terbit fajar hingga waktu berbuka ketika adzan Maghrib berkumandang.
Agar ibadah puasa berjalan dengan tertib dan tepat waktu, umat Muslim perlu mengetahui jadwal imsakiyah sebagai panduan untuk sahur, sholat lima waktu, hingga waktu berbuka puasa. Informasi jadwal imsak dan sholat berikut dilansir dari laman Bimas Islam milik Kementerian Agama Republik Indonesia.
Imsak: 04.16 WIB
Subuh: 04.26 WIB
Terbit: 05.38 WIB
Dhuha: 06.06 WIB
Zuhur: 11.52 WIB
Asar: 14.54 WIB
Maghrib (Buka Puasa): 17.59 WIB
Isya: 19.08 WIB
Dengan mengetahui jadwal ini, masyarakat Surakarta dapat mempersiapkan sahur sebelum waktu imsak serta menentukan waktu yang tepat untuk berbuka puasa saat Maghrib tiba.
Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat. Kewajiban ini dijelaskan dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Ayat tersebut menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan berpuasa, seseorang dilatih untuk mengendalikan hawa nafsu, menjaga lisan, serta memperbanyak amal kebaikan selama bulan Ramadhan.
Selain itu, puasa juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Ketika merasakan lapar dan haus, umat Islam diingatkan untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama mereka yang hidup dalam kekurangan.
Keutamaan Puasa Menurut Hadis Rasulullah
Keutamaan puasa juga banyak dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Hadis ini menunjukkan bahwa Ramadhan merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Dengan menjalankan puasa secara ikhlas dan penuh keimanan, seorang Muslim dapat membersihkan diri dari dosa-dosa yang pernah dilakukan.
Dalam hadis lain, Rasulullah SAW juga bersabda:
“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan. Satu kebaikan dibalas sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman: kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hal ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah puasa di sisi Allah SWT.