JawaPos.com - Warganet dan masyarakat diimbau tidak takut atas ancaman teror bom. Warga yang menerima foto-foto korban atau kondisi ledakan yang dibagikan lewat media sosial pasti akan ketakutan dan panik. Cemas dan panik ternyata bisa meningkatkan asam lambung yang bisa saja kambuh kapanpun.
Ahli Endoskopi Gastrointenstinal yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menilai tujuan teror adalah membuat ketakutan. Karena itu harus dilawan dengan tetap harus beraktivitas dan beribadah, tidak panik, dan jangan paranoid.
"Kejadian ini kebetulan terjadi di Surabaya dan belum tentu terjadi di tempat kita oleh karena itu kita tidak perlu takut dan cemas yang berlebih-lebihan. Semakin kita takut, teroris semakin senang dan akan mengulangi dan menebarkan terornya secara terus menerus," katanya kepada JawaPos.com, Minggu (13/5).
Di sisi lain, kata dia, berbagai gambar korban teror sudah menyebar luas dan bisa membuat banyak pasien berpenyakit kronis kambuh sakitnya karena rasa cemas. Apalagi jika mereka masih memiliki ikatan batin dan memiliki keluarga di Surabaya. Tentu rasa panik dan khawatir akan dirasa.
"Oleh karena itu, saya menghimbau kepada masyarakat semua, sebagai seorang dokter yang sebagian besar pasien-pasien saya akan kambuh karena cemas yang berlebih-lebihan, untuk tidak share gambar korban peristiwa bom Surabaya tadi pagi. Karena hal ini pada akhirnya hanya menyebarkan ketakutan," tukas Ari.
Orang yang cemas bisa juga mengalami sakit kepala, nafsu makannya menurun, tidurnya menjadi susah dan malas untuk beraktivitas. Berbagai gangguan sistem organ bisa terjadi akibat adanya faktor stres tersebut.
"Pasien-pasien dengan penyakit akibat asam lambung akan kambuh sakitnya karena merasa bertambah cemas atas kejadian ini walau hanya mendapat informasi melalui media sosial," jelas Ari. Selain itu, apa saja penyakit yang terancam kambuh?
Asma
Pasien asma akan kambuh asmanya karena stres. Tentu jika memiliki keluarga di Surabaya, atau bahkan kerabatnya menjadi korban, maka pasien penderita asma bisa kambuh.
Hipertensi
Apalagi pasien hipertensi, sudah pasti bisa berdampak pada tekanan darahnya yang bisa naik karena merasa marah. Panik dan tegang bisa meningkatkan tekanan darah.
Diabetes
Gula darah pasien diabetes menjadi tidak terkontrol karena rasa cemas dan takut karena teror tersebut.
Jantung
Pasien yang memang sudah mempunyai sakit jantung akan mengalami serangan jantung akibat rasa takut dan marah yang berlebihan.
Gangguan Usus
Pasien dengan dengan irritable bowel syndrome (IBS), yaitu penyakit kronis berupa sakit perut dengan disertai gangguan buang air besar baik mencret maupun susah BAB berhubungan dengan stress atau kecemasan.