JawaPos.com – Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah Yusron B. Ambary mengungkapkan, pihaknya akan membentuk tim khusus dalam pelaksanaan haji 2025. Tim ini nantinya bakal disiagakan selama 1x24 jam baik di Mekkah maupun Madinah. Mereka ditugaskan untuk melayani dan melindungi jemaah Indonesia selama musim Haji 2025.
Hal ini juga sebagai langkah antisipasi atas kasus-kasus yang banyak dihadapi jemaah Haji selama di Saudi. Mulai dari paspor hilang, sidik jari tidak terbaca, berfoto di tempat-tempat dilarang, hingga kasus WNI yang berhaji dengan cara non prosedural.
“Kasus yang banyak kita hadapi adalah ketidaktahuan jemaah terhadap aturan setempat, sehingga banyak kejadian seperti mereka ditangkap karena foto sembarangan atau berfoto bersama menggunakan banner atau atribut tertentu selama ibadah Haji,” ujarnya.
Menurutnya, hal-hal tersebut dapat diselesaikan secara cepat dengan bernegosiasi tanpa proses hukum lebih lanjut, jika informasi itu cepat diperoleh pihak KJRI. Untungnya, selama ini, kerja sama antara petugas haji dan KJRI cukup baik. Sehingga, informasi cepat disampaikan dan ditangani.
“Alhamdulillah selama ini belum ada kasus hukum yang berlanjut dan kemudian diproses hukum lebih lanjut dari para jemaah Haji,” sambungnya.
Selain itu, KJRI Jeddah juga membuka call center atau Hotline Gardu Peduli KJRI Jeddah yang bisa dihubungi melalui +966 50 360 9667. Diimbau, bagi jamaah haji ataupun WNI yang menghadapi kondisi darurat bisa menghubungi nomor tersebut.
Di sisi lain, Yusron memperkirakan, tahun ini akan cukup banyak WNI yang menggunakan visa furoda dan visa dakhili untuk mencoba masuk Saudi dan mengikuti pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Mengingat, tahun ini, pemerintah Saudi cukup ketat dalam menerapkan aturan soal pelaksanaan ibadah haji. Di mana, telah menyetop penerbitan visa ziarah dan visa umrah sejak jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan haji. Penerbitan kedua visa akan kembali dibuka usai pelaksanaan ibadah haji rampung.
Dia turut mewanti-wanti masyarakat Indonesia agar berhati-hati terhadap tawaran-tawaran ibadah haji tanpa antri. “Marilah kita sama-sama bijak dalam menyikapi perintah Allah untuk berhaji. Mari kita mengikuti penyelenggara haji yang resmi dan sah sesuai dengan ketentuan, sehingga ibadah haji kita bisa berjalan dengan nyaman dan aman,” paparnya.
Sebagai informasi, kloter pertama calon jemaah haji dijadwalkan memasuki asrama haji pada tanggal 1 Mei 2025. Mereka kemudian akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada tanggal 2 Mei 2025. (mia)