← Beranda

Jemaah Haji Indonesia yang Meninggal di Arab Saudi Sudah 675 Orang

Sabik Aji TaufanKamis, 20 Juli 2023 | 13.32 WIB
Jenazah jemaah haji Indonesia, Niron bin Sunar. (Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) melaporkan jumlah jemaah haji yang meninggal di Arab Saudi masih terus bertambah. Data terakhir tercatat sudah 675 orang yang meninggal.
 
“Jemaah yang wafat hingga tanggal 18 Juli 2023 pukul 24.00 Wib sebanyak 675 orang," kata Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin di Jakarta, Kamis (20/7).
 
Sementara itu, kemarin sebanyak 6.330 jemaah gelombang II tergabung dalam 17 kloter mengawali kepulangan ke Indonesia dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. “Pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah akan berakhir pada 4 Agustus 2023,” jelasnya.
 
Baca Juga: Penyidik Pulangkan Tersangka KDRT Tangsel hingga Viral, Malah Kapolres Tangsel yang Minta Maaf
 
Pemerintah mengimbau jemaah yang akan kembali ke Tanah Air agar mematuhi ketentuan barang bawaan yang akan dibawa dalam kopernya. Bila dalam koper ditemukan barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan, termasuk air zamzam yang dikemas dalam botol, pihak otoritas akan membongkar koper tersebut. 
 
“Otoritas penerbangan juga menetapkan batas maksimal berat koper bagasi hanya 32kg,” kata Fauzin.
 
Pada fase kepulangan jemaah, hingga 18 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jemaah gelombang I yang telah tiba di Indonesia sebanyak 98.901 orang. Mereka tergabung dalam 258 kelompok terbang (kloter). 
 
Baca Juga: 96 Perwira Tinggi TNI Dimutasi, Berikut Daftar Namanya
 
“Jemaah haji khusus yang pulang ke Indonesia sampai dengan hari ini sebanyak 16.759 orang,” jelasnya.
 
Kemudian jemaah Gelombang II yang diberangkatkan dari Makkah ke Madinah kemarin berjumlah 6.975 orang tergabung dalam 20 kloter. “Dan sampai dengan hari ini, sebanyak 59.230 jemaah yang tergabung dalam 155 kloter telah menempati hotel di Madinah yang disiapkan PPIH,” tukasnya.
EDITOR: Bintang Pradewo