JawaPos.com - Community Lead IPOT, Angga Septianus menyebutkan ada tiga sentimen yang wajib dipantau para trader pada pekan ini. Meliputi neraca dagang Tiongkok dan AS, cadangan devisa Indonesia, dan rencana OPEC+ mengurangi produksi.
Terkait neraca dagang Tiongkok dan AS, menurut Angga, akan sangat berpengaruh terhadap Indonesia. Krisis properti yang terjadi di China membuat perekonomian melambat dan memengaruhi kinerja ekspor dan impor secara global.
Bahkan, beberapa bank milik negara Tiongkok dilaporkan akan segera menurunkan suku bunga hipotek yang ada.
"Penurunan suku bunga hipotek yang ada akan dilakukan di tengah beberapa langkah pemberian stimulus properti, ekonomi dan pasar lainnya yang telah diumumkan Beijing selama beberapa minggu terakhir, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia," jelas Angga dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (5/9).
Sementara itu, terkait cadangan devisa Indonesia, aturan DHE tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2023 tentang DHE dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan atau pengolahan sumber daya alam, sebagai pengganti PP Nomor 1 Tahun 2019, telah berlaku sejak 1 Agustus 2023.
"Jika nilai ekspor di atas USD 250.000 maka dana itu wajib mengendap di Indonesia selama 3 bulan. Target cadev USD 300 miliar dalam waktu dekat setahun ini," imbuh Angga.
Ada pun sentimen penggerak market pekan ini yakni rencana OPEC+ yang akan mengurangi produksi. Ia menjelaskan harga minyak mengalami tren kenaikan selama tiga bulan berturut-turut.
Harga yang fluktuatif disebabkan oleh ekspektasi bahwa pemangkasan oleh kelompok negara-negara penghasil minyak OPEC+ yang dipimpin oleh Arab Saudi akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2023.
"Diperkirakan Arab Saudi akan memperpanjang pengurangan produksi minyak secara sukarela sebesar 1 juta barel per hari hingga bulan Oktober mendatang," tandasnya.
Berkaca pada data-data ekonomi dan sentimen di atas, berikut ini rekomendasi saham buy untuk trading pada minggu ini hingga 8 September 2023 mendatang:
1. MEDC (Support: 1220, Resistance: 1.420)
2. AKRA (Support: 1420, Resistance: 1.630)
3. ASII (Support: 6400, Resistance: 6.950)
4. BRMS (Support: 192, Resistance: 214)