← Beranda
Orang yang Melepas Sepatu Saat di Pesawat Biasanya Menunjukkan 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi
Irfan FerdiansyahKamis, 19 Juni 2025 | 21.50 WIB
seseorang yang melepas sepatu di pesawat. (Freepik/feepikcontributorthailand)

 

JawaPos.com - Perjalanan dengan pesawat sering kali membuat orang bertingkah laku berbeda dari biasanya, terutama ketika dihadapkan pada ruang sempit dan waktu duduk yang panjang.

Salah satu perilaku yang kerap terlihat adalah kebiasaan sebagian penumpang melepas sepatu selama penerbangan. 

Bagi sebagian orang, hal ini terasa wajar demi kenyamanan. Namun, menurut psikologi, tindakan kecil seperti ini bisa menjadi cerminan dari karakter atau kepribadian seseorang yang lebih dalam.

Dilansir dari Geediting pada Kamis (19/6), terdapat tujuh ciri kepribadian yang sering dikaitkan dengan orang yang melepas sepatu saat berada di pesawat menurut perspektif psikologi:

1. Sangat Mengutamakan Kenyamanan Pribadi


Orang yang dengan mudah melepas sepatu di ruang publik seperti kabin pesawat umumnya memiliki kecenderungan untuk menempatkan kenyamanan pribadi di atas segala hal. 


Mereka tidak suka merasa terkekang atau tidak bebas, dan mereka tahu bagaimana membuat diri mereka merasa nyaman dalam situasi apa pun—meskipun itu berarti melonggarkan norma sosial sedikit.

Dalam teori Self-Determination, mereka cenderung memiliki kebutuhan kuat akan autonomy—kebutuhan untuk merasa bebas dan bertindak sesuai keinginan sendiri.

2. Memiliki Kepercayaan Diri Tinggi


Melepas sepatu di ruang sempit bersama orang asing membutuhkan tingkat kepercayaan diri tertentu. 

Orang-orang ini biasanya tidak terlalu peduli dengan penilaian orang lain dan lebih fokus pada bagaimana mereka merasa saat itu. 


Mereka merasa aman dengan identitas dan pilihan mereka, bahkan ketika pilihan tersebut sedikit bertentangan dengan norma sosial.

Mereka bukan tipe yang mudah merasa malu atau canggung, karena mereka telah terbiasa merasa nyaman dengan dirinya sendiri.

3. Cenderung Spontan dan Tidak Kaku


Orang yang suka melepas sepatu saat di pesawat juga menunjukkan ciri spontanitas. Mereka tidak terlalu mengatur segalanya secara kaku dan lebih suka menyesuaikan diri dengan situasi. 

Mereka bisa tiba-tiba memutuskan untuk istirahat, tidur, atau bersantai tanpa perlu banyak pertimbangan.

Dalam psikologi kepribadian, ini berkaitan dengan openness to experience—keterbukaan terhadap pengalaman baru, kenyamanan dalam situasi yang tidak sepenuhnya terstruktur, dan fleksibilitas berpikir.

4. Memiliki Jiwa Bebas dan Tidak Terlalu Terkekang Aturan Sosial


Mereka yang melepas sepatu di pesawat biasanya bukan orang yang terlalu konservatif terhadap aturan tak tertulis dalam masyarakat. 


Mereka lebih fleksibel terhadap norma-norma sosial, dan selama tindakan tersebut tidak secara langsung menyakiti orang lain, mereka merasa itu sah-sah saja.

Tipe kepribadian ini juga sering terlihat pada mereka yang punya trait "low conscientiousness" dalam teori Big Five Personality, yaitu mereka yang tidak terlalu peduli terhadap struktur dan ketertiban sosial.

5. Memiliki Kecenderungan Introvert Reflektif


Menariknya, sebagian dari mereka yang melepas sepatu di pesawat sebenarnya adalah tipe yang cenderung introvert. Mereka merasa lebih nyaman ketika bisa “menciptakan ruang pribadi” di tengah keramaian. 

Melepas sepatu bisa menjadi simbol pelepasan tekanan dan usaha untuk lebih rileks serta tenggelam dalam pikiran atau kegiatan pribadi seperti membaca atau tidur.

Bagi tipe ini, kenyamanan fisik membantu menciptakan kenyamanan mental.

6. Tidak Suka Tekanan atau Rasa Terkekang

Sepatu yang ketat atau tertutup dalam waktu lama bisa menciptakan rasa tidak nyaman. Orang yang melepas sepatu di pesawat biasanya peka terhadap tekanan fisik semacam ini. 

Secara psikologis, mereka juga umumnya tidak suka dengan tekanan emosional, konflik, atau tuntutan yang mengekang mereka.

Mereka lebih menyukai lingkungan yang memberikan keleluasaan, baik secara fisik maupun mental, dan menghindari situasi yang membuat mereka merasa “terperangkap.”

7. Cenderung Santai dan Tidak Mudah Cemas


Tindakan melepas sepatu ini juga sering ditemukan pada mereka yang memiliki kecenderungan rileks dan tidak mudah stres. 

Mereka merasa bahwa hal kecil seperti ini tidak perlu dibesar-besarkan. 

Sikap ini muncul dari kepribadian yang cenderung low neuroticism, yaitu tidak mudah merasa khawatir, malu, atau tegang dalam situasi sosial.

Bagi mereka, hidup terlalu singkat untuk terus-menerus memikirkan pendapat orang lain.

Penutup: Batas Antara Kenyamanan dan Kesadaran Sosial

Meskipun tindakan melepas sepatu di pesawat dapat mencerminkan beberapa sisi positif dari kepribadian seperti kepercayaan diri, spontanitas, dan pencarian kenyamanan, penting juga untuk menyeimbangkannya dengan kesadaran terhadap kenyamanan orang lain. 

Lingkungan tertutup seperti kabin pesawat bukan hanya ruang pribadi, melainkan ruang bersama.

Psikologi mengajarkan kita untuk mengenali dan memahami perilaku, namun etika sosial tetap menjadi pengingat agar kenyamanan pribadi tidak menjadi ketidaknyamanan bagi orang lain.

Jika Anda termasuk orang yang suka melepas sepatu saat di pesawat, mungkin beberapa poin di atas bisa menggambarkan siapa Anda sebenarnya. 

Tapi tetaplah bijak—kenyamanan bisa tetap tercapai tanpa mengabaikan rasa hormat terhadap sesama.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti