← Beranda

Bos ASDP Bilang Proses Merger dengan Pelindo dan Pelni Libatkan Konsultan

R. Nurul Fitriana PutriSelasa, 18 Maret 2025 | 06.55 WIB
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo. (Nurul Fitriana/JawaPos.com).
JawaPos.com - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyampaikan proses merger dengan dua BUMN lain, yakni Pelindo dan Pelni turut melibatkan konsultan.
 
Heru pun memastikan, bahwa hingga saat rencana merger tersebut masih terus berproses. Bahkan, ketiga BUMN sama-sama terlibat aktif dalam proses kajiannya.
 
"Semuanya masih berproses, ini masih dalam tahap kajian dan semuanya teman-teman dari Pelni, Pelindo, ASDP, semuanya terlibat aktif," kata Heru saat ditemui di Kantor ASDP, Jakarta, Senin (17/3).
 
"Dan kami juga tidak hanya bertiga saja, tapi juga ada konsultan yang nanti membantu untuk melakukan kajian," sambungnya.
 
Lebih lanjut, Heru memastikan keterlibatan konsultan dalam proses ini salah satunya untuk membantu menemukan formula yang cocok dalam proses pembentukan Holding Integrasi Maritim tersebut.
 
"Sehingga nanti ketemu kira-kira formula apa yang cocok dan tepat untuk kami dilakukan merger," lanjutnya.
 
Saat ditanya apakah terkendala oleh hadirnya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Heru enggan meresponsnya.
 
Baca Juga: Bos ASDP Heran Masih Ada Masyarakat Beli Tiket Lewat Calo: Tolong Stop, Semuanya Sudah Tersedia Secara Online
 
Dia hanya bilang, bahwa hingga saat ini, ketiga BUMN maritim masih menunggu arahan dari Kementerian BUMN. Itu sebabnya, sambil menunggu tiga perseroan kompak untuk melakukan kajian.
 
"Kami masih nunggu arahan dari Kementerian BUMN, tapi tentunya sambil ita menunggu itu kajian juga harus tetap kita lakukan. Sehingga nanti ketika ada arahan dari Kementerian BUMN, tinggal kita sinkronkan mana yang kira-kira pas dan tepat untuk skenario," jelasnya.
 
Sebelumnya, Direktur Utama PT Pelni (Persero) Tri Andayani juga mengatakan bahwa rencana merger masih dalam proses kajian. Bahkan sudah dibentuk tim bersama dari tiga BUMN tersebut dengan nama Holding Integrasi Maritim.
 
Meski begitu, Tri belum bisa memastikan kapan proses merger tersebut selesai. Namun, Pelni mengaku sangat mendukung dengan rencana pembentukan holding tersebut.
 
"Kami mendukung bahwa upaya dari integrsai maritim ini tentu semangatnya akan memberikan manfaat yang lebih banyak untuk masyarakat, baik dari sisi pelayanan maupun sisi keekonomisan," ujar Tri Andayani belum lama ini.
EDITOR: Sabik Aji Taufan