JawaPos.com - Belasan korban meninggal dunia dan dinyatakan hilang pasca longsor di Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng). Atas musibah tersebut, Polri menggerakkan tim trauma healing ke lokasi pengungsian korban terdampak bencana. Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo ikut turun tangan.
Dikutip dari keterangan resmi pada Senin (24/11), Juliati datang langsung ke lokasi terdampak bencana longsor di Banjarnegara bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jateng Diana Ribut Hari Wibowo. Mereka menyalurkan bantuan secara langsung dan melihat dari dekat pelayanan trauma healing yang diberikan kepada para korban.
Kepada Juliati, para korban sempat menceritakan detik-detik dan pasca longsor melanda tempat tinggal mereka. Istri dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo itu pun mendengarkan dengan saksama dan memberikan semangat kepada para korban. Dia memastikan akan membantu seluruh korban semaksimal mungkin.
”Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban para korban bencana alam dan diberikan kesabaran dan tabah menghadapi musibah ini,” tutur Juliati.
Dalam kesempatan itu, Juliati juga melihat langsung layanan kesehatan yang diberikan kepada para korban di lokasi pengungsian. Termasuk pendampingan psikologi yang diberikan oleh Tim Trauma Healing dari Polda Jateng. Secara langsung, dia turut memberikan dukungan emosional, khususnya kepada kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Dia pun mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Polda Jateng dan jajaran dalam penanggulangan bencana di Banjarnegara. Sebab, tidak hanya mengirim tim untuk terlibat dalam operasi SAR, Polda Jateng juga mengerahkan Tim Trauma Healing demi membantu pemulihan kondisi para korban yang masih terpukul pasca longsor tersebut.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kehadiran ketum Bhayangkari di lokasi terdampak bencana di Banjarnegara. Menurut dia, hadirnya ketum Bhayangkari di pengungsian korban longsor sekaligus menegaskan komitmen Polri itu mengerahkan sumber daya yang dimiliki dalam penanggulangan bencana.
”Kami berharap semoga kepedulian dan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara kita korban longsor di Banjarnegara, serta memulihkan semangat mereka untuk bangkit kembali,” kata Artanto.