JawaPos.com – Seorang bocah laki-laki berinisial FA, 5, yang sebelumnya dilaporkan hilang, ditemukan tewas terkubur di sebuah kebun kopi di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember, pada Selasa (13/2).
Dikutip dari Radar Jember, kejadian tragis ini terungkap setelah sang ibu, IR, 23, melaporkan kehilangan anaknya sejak Minggu (9/2).
Menurut kesaksian warga setempat, Mahdiyanto, terduga pelaku memiliki hubungan asmara dengan ibu korban dan telah bertunangan.
“Jadi diduga pelaku ini punya hubungan sama ibunya, korban ini anak tirinya. Sejak hari Minggu kemarin anak kecil itu hilang dan infonya dibawa sama pelaku,” jelasnya.
Mahdiyanto menambahkan, saat ibu korban menghubungi pelaku, awalnya ia mengaku masih bersama korban. Namun, belakangan pelaku mengatakan telah mengembalikan FA kepada saudara ibu korban.
“Tapi kemudian saat dikroscek anak tersebut tidak ada. Nah pelaku dihubungi lagi, ditelpon tidak bisa,” ujar pria yang akrab disapa Iyan itu.
Kabar mengenai dugaan pembunuhan FA pun mulai tersebar.
“Setelah itu sore tadi sekitar pukul 4 sore, pelaku ini kepergok ada di sekitar Pom Bensin Garahan. Langsung oleh warga diamankan dan dihajar itu. Setelah itu dibawa ke Polsek Sempolan (Silo),” tuturnya.
Proses hukum terhadap pelaku kini tengah berjalan. Kapolsek Sempolan, AKP M. Na’i, membenarkan bahwa seorang pria telah diamankan oleh warga.
“Tapi lebih jelasnya saat ini sudah ditangani oleh Unit Satreskrim Polres Jember. Lebih lanjut langsung konfirmasi ke sana ya,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap jenazah FA.
“Barusan sudah dilakukan olah TKP dan kami lakukan pembongkaran di lokasi temuan mayat, dan sudah kami evakuasi ke RSD dr. Soebandi,” jelasnya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mengungkap motif dan kronologi kejadian secara detail.