JawaPos.com - Satu dari tiga warga yang hilang karena terseret arus banjir bandang di Kota Padang Panjang pada Sabtu malam (11/5) akhirnya ditemukan. Korban tersebut diketahui bernama Ratna Yulidawari, 40, pegawai honorer di SMK 1 Padangpanjang. Jasad Ratna Yulidawari ditemukan ditemukan di laut Muaro Anai, Pasir Jambak, Kota Padang, Minggu (12/5).
Lokasi penemuan itu sangat jauh. Ratna Yulidawari terseret arus sungai dan ditemukan di laut perairan Muaro Anai, Pasir Jambak, Kota Padang. Lokasi penemuan ini sangat jauh. Berjarak sekitar puluhan kilometer. Antara Kota Padang Panjang dengan Kota Padang terdapat daerah lain, seperti Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan baru sampai ke Kota Padang.
Diketahuinya identitas Ratna Yulidawari setelah dirilis Kasi Humas Polresta Padang Ipda Yanti Delfina pada Senin (13/5).
"Perempuan ini merupakan korban banjir bandang yang terjadi di belakang kantor wali kota Padangpanjang. Korban ditemukan mengambang di laut Pasir Jambak Padang, Minggu (12/5) sekitar pukul 12.25 WIB," ujar Ipda Yanti Delfina yang dilansir Padek.JawaPos.com, Senin (13/5).
Yanti menjelaskan, mayat perempuan itu pertama kali ditemukan oleh Hendri, 38, seorang nelayan yang sedang mencari ikan di wilayah dekat Pulau Aie Pasir Jambak, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
"Nelayan ini dengan tidak sengaja menemukan mayat seorang wanita terapung tanpa busana. Kemudian saksi menghubungi Bhabinkantibmas Kelurahan Padang Sarai Aipda Budi Santoso," katanya.
Mendapati laporan itu, Kapolsek Koto Tangah Afrino memerintahkan jajarannya untuk mendatangi lokasi penemuan mayat bersama Basarnas gabungan menggunakan perahu.
"Saat ke lokasi ternyata benar ada sosok mayat perempuan berada di tengah laut. Kemudian dievakuasi ke pinggir pantai yang telah ditunggu Kanit 3 SPKT Polresta Padang," jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, mayat itu dimasukkan ke dalam kantong mayat dan dibawa ke RS Bhayangkara guna penyelidikan lebih lanjut.
"Setelah di RS Bhayangkara, keluarga korban datang dan menyebutkan bahwa korban hilang saat bencana banjir bandang di Padangpanjang. Selanjutnya korban dibawa oleh pihak keluarga untuk disemayamkan," pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, laporan BPBD Kota Padang Panjang ke BNPB pada Minggu (12/5), banjir bandang di Kota Padangpanjang mengakibatkan tiga orang hilang. Tim gabungan melakukan proses pencarian dan ditemukan satu orang. Sedangkan dua orang lagi masih dalam pencarian.(*)