JawaPos.com – Selama bulan suci Ramadhan 1445 H berlangsung, akan diterapkan kebijakan baru terhadap siswa SMA dan SMK di Kabupaten Jombang.
Kebijakan itu terkait dengan perubahan jam belajar siswa SMA dan SMK di Jombang yang akan masuk sekolah lebih siang dan pulang sekolah lebih awal.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri di Jombang yakni Budiono.
Ia menyebutkan bahwa alasan utama perubahan jam belajar bagi siswa SMA dan SMK di Jombang itu bertujuan agar para siswa dapat lebih khusyuk dalam beribadah puasa.
“Agar anak-anak lebih fokus puasa dan ibadah, maka jam belajar dikurangi,” ujarnya seperti dilansir dari Radar Jombang (JawaPos Group).
Para siswa SMA dan SMK di Jombang yang di hari biasa akan masuk sekolah pada pukul 07.00 WIB.
Pada bulan Ramadhan akan masuk sekolah lebih siang yakni pada pukul 08.00 WIB.
Hal itu juga berlaku bagi jam pulang sekolah, biasanya pulang pukul 15.00 WIB, saat Ramadhan mereka akan pulang pada pukul 12.30 WIB.
Budiono menjelaskan bahwa kebijakan perubahan jam belajar siswa SMA sederajat ini bisa berbeda-beda di setiap sekolah, atau tergantung sekolahnya masing-masing.
Tetapi ia memastikan siswa pulang tidak sampai pukul 15.00 WIB seperti hari biasa.
“Sekolah boleh menentukan sendiri, tapi kurang lebih ya sekitar jam 12.30 WIB itu,” kata dia.
Selain itu, kegiatan pembelajaran di sekolah selama bulan Ramadhan juga tidak seperti hari-hari biasanya.
Siswa akan lebih banyak belajar keagamaan di sekolah. Dengan tujuan yaitu untuk mempertebal keimanan siswa selama bulan Ramadhan ini.
“Bentuknya bebas, bisa kegiatan belajar mengajar, bisa pondok Ramadhan. Untuk teknisnya terserah sekolah, kalau di SMAN 2 Jombang tidak ada pondok Ramadhan menginap, hanya ditambah dengan belajar agama lebih banyak,” jelas Budiono.
Sementara itu, ia mengatakan meskipun siswa mendapat perubahan jam belajar, tetapi berbeda untuk jam kerja guru.
Jam kerja guru hanya dipangkas satu jam, yakni jika biasanya masuk pukul 07-15.00 WIB, maka pada bulan Ramadhan menjadi pukul 08.00-15.00 WIB.
“Itu untuk guru, tidak sama dengan siswa,” pungkasnya.