JawaPos.com–Kantor DPC PDIP Pasuruan Jawa Timur mendadak ramai, setelah polisi mendatangi markas banteng itu pada 2 November.
Sekretaris DPC PDIP Pasuruan Teddy Armanto mengatakan, ada 4 personel polisi dari Polres Kota Pasuruan yang mendatangi kantor DPC PDIP Pasuruan pada 2 November.
”Nah, kebetulan ada anggota partai yang memang lagi di kantor DPC. Dia keluar dari toilet, kaget. Kok ada polisi,” kata Teddy kepada awak media.
Teddy menyebutkan, para polisi menanyakan terkait berapa orang yang ada di kantor DPC PDIP Pasuruan. apakah sering ada rapat, hingga rumahnya di mana.
”Tapi, para personel polisi ini tidak bawa surat tugas. Kurang lebih 30 menit lah di kantor DPC PDIP Pasuruan,” ungkap Teddy.
”Jadi, staf saya itu keluar dari kamar mandi eh sudah ada personel polisi. Enek opo iki," tambah Teddy.
Dia menyayangkan sikap kepolisian yang tanpa membekali personelnya dengan surat tugas ketika datang di Kantor DPC PDIP Pasuruan Jawa Timur.
”Ya paling tidak pemberitahuan lewat Whatsapp. Ini tidak ada sama sekali lho. Baru tadi pagi itu ada klarifikasi dari kapolres, setelah berita ini viral. Saya kan harus laporan juga ke DPD. Mungkin DPD meneruskan juga ke atas,” terang Teddy.
Teddy sempat menghubungi beberapa partai politik lain di Pasuruan. Namun, dia merasa kurang puas. Karena ada beberapa partai politik yang tidak didatangi kepolisian.