JawaPos.com - Dunia pendidikan kembali jadi sorotan. Kali ini, video seorang siswa SMA asik merokok di ruang kelas saat guru sedang mengajar, tengah viral do Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Aksi tak terpuji oknum pelajar itu direkam dalam video amatir berdurasi 29 detik. Video itu diunggah ke Facebook oleh pemilik akun Pinus Jenal pada 19 Januari pukul 21.03 WIB.
Sontak postingan ini langsung dikomentari, bahkan banyak yang membagikannya. “Ini contoh yang tak baik,” komentar salah seorang warga melihat postingan tersebut. Beberapa warga juga menanyakan asal sekolah pelajar tersebut. Pemilik akun pun langsung merespon dengan memberikan jawaban. “SMA 03 Sekadau Hulu,” jawab akun Pinus Jenal seperti dikutip Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Kamis (24/1).
Dalam video itu, tampak seorang pelajar memegang rokok dan pelajar lainnya menyulut menggunakan korek api. Sang pelajar yang mengenakan pakaian batik itu langsung menghisap rokok tersebut.
Sesekali pelajar itu tampak cengingisan sambil melihat ke arah guru yang tengah menulis di papan tulis. Pelajar lainnya, tampak hanya memperhatikan ulah tak terpuji rekan sekelasnya itu.
Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau masih menelusuri kebenaran video itu. “Masih kita telusuri,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sekadau, Losianus kepada Rakyat Kalbar.
Losianus menegaskan, berdasarkan info, hal itu dilakukan pelajar SMA di Sekadau Hulu. Namun karena SMA kewenangan provinsi, pihaknya tentu tidak bisa melakukan langkah lebih jauh.
“Yang jelas tadi saya sudah koordinasikan ke guru dan jajaran di Sekadau Hulu untuk melakukan pengecekan,” pungkas Losinus.
Menanggapi aksi tidak terpuji siswa di Kabupaten Sekadau, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, Siprianus Herman menuturkan pihaknya akan semakin meningkatkan fungsi supervisi. Baik dilakukan Disdikbud, pengawas maupun kepala sekolah. "Kita juga akan meningkatkan pendidikan karakter. Dengan banyak memberikan contoh langsung kepada murid," ujarnya.
Herman mengatakan, sebetulnya Disdikbud Kalbar sudah melakukan sosialisasi tentang bahaya kenakalan remaja. Termasuk bahaya merokok. Namun, sosialisasi semacam itu harus lebih gencar dilakukan. "Monitor oleh dinas untuk pengawas, Kepsek dan guru wajib ditingkatkan juga," tegasnya.
Dirinya mengimbau kepada seluruh guru di Kalbar agar terus menanamkan pendidikan karakter dalam semua mata pelajaran. Dengan memberikan contoh khusus. Seperti kasus kemarin agar dijadikan sebagai bahan evaluasi.
Ia juga meminta kepada seluruh guru untuk memberikan pemahaman yang detail kepada murid bahwa merokok sangat merugikan kesehatan. Jangan sampai keadaan ini terjadi akibat murid melihat guru merokok di lingkungan sekolah.