← Beranda

Terjebak Kebakaran Nenek Ini Tewas Mengenaskan

KuswandiMinggu, 11 Juni 2017 | 14.04 WIB
Ilustrasi

JawaPos.com - Seorang Nenek atas nama Siah (80) tewas terpanggang akibat amukan si jago Merah. Ia meninggal karena tidak bisa menyelamtkan diri karena terjebak di dalam ruangan, saat api melalap rumah dan gedung walet milik tetangganya, di Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Barito Timur, Jumat (9/6) sekitar pukul 21.30 WIB.


Kasus bermula ketika api tiba-tiba muncul dari rumah korban diketahui pertama kali oleh Subli tetangga korban yang tinggal tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. 


Mengetahui api kian membesar, Subli memukul tiang listrik dan membuat para warga berdatangan. Tak lama berselang, dua armada Damkar pun datang mencoba menghalau merembetnya si jago merah. Begitu juga warga setempat. 


Namun, karena terlanjur membesar, api pun baru bisa dipadamkan sekitar pukul 23. 30 WIB, setelah dua rumah dan bangunan sarang walet hangus.


Terpisah, Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK yang ikut terjun saat proses evakuasi di lokasi kejadian, mengatakan dua rumah hangus terbakar dan satu korban meninggal dunia. Kebakaran terjadi dengan cepat lantaran kedua rumah berbahan dasar kayu itu, membuat api merembet ke bangunan walet milik Ramijo Pamungkas (55) yang berdempetan.


“Tapi api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke rumah warga lain,” terangnya saat diwawancarai Kalteng Pos (Jawa Pos Group) Sabtu (10/9).


Hingga saat ini, sebut Kapolres, polisi masih belum dapat menyimpulkan asal mula titik api. Namun dari informasi sementara, katanya, api muncul dari rumah milik Siah.


Sementara itu, Kapolsek Dusun Tengah AKP Reny Arafah menambahkan, pihaknya masih melakukan penyidikan terkait peristiwa kebakaran dua rumah serta bangunan walet milik warga tersebut. Tetapi, ujar dia, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta dengan rincian, rumah korban Siah yang juga meninggal dunia dalam peristiwa sebesar Rp15 juta serta rumah sekaligus bangunan walet milik Ramijo Pamungkas sebesar Rp200 juta.(log/abe/wnd/JPG)

EDITOR: Kuswandi