JawaPos.com - Pengembangan proyek Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) di Bandara Hang Nadim Batam, PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia menggandeng perusahaan asal Jepang, Mitsui & Co, LTD.
VP Corporate Secretary GMF, Arjo Widhoseno, mengatakan, langkah GMF menggaet Mitsui & Co, LTD sebagai mitra dalam membangun MRO. Hal itu juga tindak lanjut dari kerjasama GMF dengan BP Batam.
"Sebelumnya kami sudah meminta pengunaan lahan milik BP Batam di Bandara Udara Hang Nadim Batam pada beberapa waktu lalu," kata Arjo seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Kamis (6/4).
Dijelaskannya, pembangunan MRO di Batam merupakan kerjasama yang strategis untuk GMF. Apalagi Batam letak geografisnya dekat dengan Singapura, serta hubungannya dengan aviasi di kawasan Asia Tenggara. "Kerjasama strategis ini sudah dimulai dari studi kelayakan. Dan memang perusahaan Jepang ini sudah mumpuni," ucapnya.
Dengan adanya MRO GMF di Hang Nadim ini, bakal dapat menyerap 10 ribu tenaga kerja. Sehingga kerjasama ini tak hanya menguntungkan BP Batam saja, tapi juga para pencari kerja.
Sebelumnya, Deputi V BP Batam Gusmardi Bustami menuturkan, nilai investasinya MRO di Batam mencappai 100 juta Dollar Amerika. Dia berharap dengan adanya proyek investasi MRO ini, dapat juga menarik minta investor lainnya menenamkan investasi di Batam. "MRO ini sebagai pusat perawatan pesawat khusus wilayah Sumatera nantinya," tandasnya. (ska/iil/JPG)