← Beranda

Rumah Menggunakan Skema Warna dan Ceiling Tinggi Beri Kesan Luas di DR House

Lailatul FitrianiSenin, 11 Maret 2024 | 17.22 WIB
OPEN PLAN: Layout living room, dining room, dan kitchen yang dibuat tanpa sekat memberikan kesan kian lega.

Compact house yang berdiri di atas lahan 100 meter persegi ini berkesan spacious berkat penerapan konsep efisiensi ruang dan open layout plan. Permainan ketinggian ceiling menambah pengalaman ruang yang variatif.

HUNIAN nyaman tak selalu harus berukuran besar. Arsitek Hafiz Supriharjo menjawab tantangan itu lewat proyek renovasi DR House. Dia mencoba memaksimalkan ruang dengan mengatur layout secara efisien sehingga padat fungsi. ”Agar tidak terkesan sempit, kami meminimalkan penggunaan dinding solid,” ungkap arsitek Prim + Associates itu.

Sebagai gantinya, rak partisi diselipkan untuk menyekat antara entrance dan living room. Penerapan open layout plan pada area living room-dining-kitchen menambah kesan lega di tengah kebutuhan yang banyak perihal penyimpanan barang. ”Penggunaan skema warna yang cerah seperti putih dan beige untuk cat dinding dan banyaknya bukaan kaca keluar rumah juga membantu memberi kesan lebih luas,” imbuh Hafiz.

FUNGSIONAL: Penerapan rak partisi untuk menyekat antara area entrance dan living room.
FUNGSIONAL: Penerapan rak partisi untuk menyekat antara area entrance dan living room.

Sebagai proyek renovasi, beberapa struktur existing bangunan lama masih dipertahankan untuk menghemat biaya. Materialnya diganti dengan yang lebih low maintenance. Salah satunya atap metal roofing yang lebih durable dan sudah dilapisi peredam untuk mengatasi panas dan bising saat hujan.

”Lantai interior menggunakan granite tiles bermotif semen untuk area dengan traffic tinggi seperti living-dining-kitchen. Untuk lantai kamar tidur pakai SPC motif kayu,” bebernya.

Finishing dindingnya dibuat dua macam. Bertekstur dan polos. Dengan begitu, tercipta kesan tactile dan tidak monoton, tapi tetap simpel. Pada eksterior, dinding tekstur kamprot mampu mengamuflase dinding cat yang kusam akibat cuaca. ”Kami juga mencoba menciptakan pengalaman ruang yang variatif melalui permainan ketinggian ceiling,” imbuh Hafiz.

CERAH: Pemilihan tone warna dominan putih dan beige menghasilkan vibe hangat pada interior.
CERAH: Pemilihan tone warna dominan putih dan beige menghasilkan vibe hangat pada interior.

Ceiling pada dining area dibuat lebih tinggi berukuran 3,5 meter agar terkesan lega. Sementara itu, living area dibuat rendah dengan tinggi 2,7 meter untuk memberi nuansa intim dan hangat.

Rumah ringkas nan estetis itu terdiri atas 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan ruang kerja. Terdapat taman di belakang rumah yang menghubungkan ruang-ruang tersebut. Meski tertutup kanopi polycarbonate, tetap ada celah untuk jalan masuk angin. Optimasi sirkulasi udara dan pencahayaan alami juga ditunjang bukaan-bukaan lebar pada rumah. (lai/c6/nor)

Baca Juga: Asa Living, Mid-century Melebur dengan Japandi

---

HIGHLIGHT

  • Tinggi Ceiling Variatif
CERAH: Pemilihan tone warna dominan putih dan beige menghasilkan vibe hangat pada interior.
CERAH: Pemilihan tone warna dominan putih dan beige menghasilkan vibe hangat pada interior.

Ceiling pada ruang makan ditinggikan hingga 3,5 meter, sedangkan pada area ruang tamu lebih rendah, yaitu 2,7 meter.

  • Kabinet Penyimpanan
FUNGSIONAL
FUNGSIONAL

Untuk mengakomodasi kebutuhan ruang penyimpanan barang yang banyak, di setiap sudut ruangan diselipkan kabinet penyimpanan, mulai entrance, dapur, ruang kerja, hingga kamar tidur.

  • Taman Semioutdoor
Dr. House
Dr. House

Keberadaan taman di area belakang rumah menciptakan titik fokus yang menghubungkan ruang tamu, ruang kerja, dan kamar utama. Taman semioutdoor itu terlindung dari hujan dan panas oleh atap kanopi.

---

DR HOUSE

Dr House
Dr House
  • Arsitek: Hafiz Supriharjo (Prim + Associates)
  • Luas lahan: 100 meter persegi
  • Luas bangunan: 66 meter persegi
  • Lama pembangunan: 5 bulan
  • Lokasi: Tangerang Selatan
EDITOR: Ilham Safutra