JawaPos.com – YouTube saat ini sedang berusaha untuk meningkatkan pendapatan mereka melalui layanan YouTube Premium.
Pada bulan Oktober, Youtube mulai menegur pengguna yang terdeteksi memasang ad-blocker dengan mengirimkan notifikasi di tengah video.
Kini pengguna browser Firefox menemukan adanya masalah terkait lambatnya proses loading ketika mengakses YouTube.
Baca Juga: Google Bard Sekarang Bisa Pahami Konten Video YouTube dan Menjawab Pertanyaan
Mengutip 9to5Google, pengguna YouTube pada browser yang dibuat oleh Mozilla tersebut keluhkan adanya kelambatan saat memuat halaman.
Proses untuk memuat tampilan awal YouTube membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya, yakni 5 detik.
Sementara itu, kecepatan internet pengguna pada saat itu sedang normal dan stabil serta tidak alami masalah serupa ketika membuka laman lain.
Salah satu pengguna X, yang dahulu disebut twitter yakni Enderman (@endermanch) mendeteksi bahwa pihak YouTube memasukkan kode untuk memperlambat proses loading pada Firefox.
YouTuber tersebut menjelaskan bahwa kode yang digunakan mengandung kata ‘Set Time Out’ dan ‘5E3’. Kode tersebut bermakna pengguna akan mengalami perlambatan sekitar 5 detik atau 5000 milisekon.
Pihak Google kemudian memberikan keterangan terkait adanya kejadian tersebut. Mengutip 9to5Google pemilik layanan YouTube tersebut menjelaskan bahwa penggunaan ad-blocker menjadi penyebabnya.
Baca Juga: YouTube Umumkan Fitur Baru untuk Pengguna Premium, Mulai Terapkan AI
“beberapa pengguna alami proses loading yang lama disebabkan karena terdeteksi menggunakan ad-blocker,” jelas mereka pada 9to5Google.
“pengguna yang sudah tidak menggunakan pemblokiran iklan dapat melakukan refresh pada laman YouTube mereka,” tutup pernyataan tersebut.
Namun banyak pengguna yang tidak menggunakan layanan pemblokiran iklan juga merasakan kejadian ini.
Solusi Sementara Bagi Pengguna yang Terdampak
Pengguna layanan Firefox yang mengalami proses perlambatan loading pada beranda maupun video di YouTube sementara dapat melakukan hal ini.
Mengutip ghacks, pengguna dapat memasang add-on pada browser mereka yakni User-Agent Switcher. Add-on tersebut berguna untuk mengganti User-Agent penggunanya.
User-Agent merupakan salah satu kode yang digunakan oleh laman web tersebut untuk mengetahui browser apa yang digunakan oleh pengguna saat mengakses lama tersebut.
Setelah pengguna memasang add-on tersebut, mereka hanya perlu membuka laman YouTube pada tab baru dan langsung mengganti User-Agent mereka ke layanan browser yang tidak terdampak seperti Chrome maupun Edge.