JawaPos.com – Beberapa waktu yang lalu ramai beredar file phising berformat APK yang merupakan format aplikasi di Android beredar di WhatsApp.
File di WhatsApp tersebut seringkali dikirim oleh kontak yang kita kenal. Sayangnya nomor telepon orang tersebut sebelumnya telah diretas karena membuka file berformat serupa.
Beberapa jenis file APK yang berisi malware yang seringkali dikirim melalui WhatsApp adalah file undangan pernikahan, file pemberitahuan perubahan biaya admin perbankan dan sebagainya.
Baca Juga: Cara Kirim Pesan di WhatsApp Tanpa Menyimpan Nomornya, Jika Belum Tahu Simak Langkah Berikut Ini!
Untuk mencegah terjadinya hal tersebut anda dapat melakukan tindakan-tindakan berikut ini pada akun WhatsApp anda.
Segera Aktifkan 2-Step Verification
WhatsApp menyediakan pengaturan keamanan yang dapat membuat Personal Identification Number (PIN) sebanyak 6 Digit.
Pengguna dapat membuat PIN tersebut dengan membuka menu pengaturan dengan menekan tanda titik tiga yang terletak di pojok kanan atas.
Baca Juga: Cara Mudah Pesan Tiket Kereta Cepat Whoosh Khusus Rombongan Cuma Lewat WhatsApp
Setelah itu pengguna dapat menekan menu pengaturan dan dapat langsung mengakses menu 2-step verification yang berada di dalam menu akun.
Kemudian pengguna dapat langsung mengaktifkan 2-step verification dan langsung membuat 6 digit PIN tersebut.
Pengguna akan diminta untuk memasukkan PIN yang telah dibuat tersebut untuk kedua kalinya, setelah itu pengguna akan diminta untuk memasukkan email sebanyak 2 kali.
Email digunakan sebagai layanan alternatif saat melakukan recovery account apabila pengguna mengalami kendala seperti lupa nomor PIN.
Terkait dengan 6 angka PIN, pengguna sangat tidak disarankan untuk membagikan PIN tersebut ke orang lain, bahkan ke anggota keluarga sekalipun.
Selalu Cek Menu ‘Perangkat Tertaut’ atau ‘Linked Device’
Seringkali kita lupa melakukan proses log out apabila mengakses WhatsApp di komputer-komputer umum seperti di bandara, hotel dan sebagainya.
Selain itu modus untuk mengambil alih akun juga menggunakan Kode QR dengan iming-iming undangan untuk bergabung ke dalam grup tertentu.
Pengguna dapat memeriksa menu perangkat tertaut atau linked device bagi pengguna WhatsApp yang menggunakan bahasa Inggris dengan menekan tombol titik tiga yang ada di pojok kanan atas.
Setelah itu pengguna hanya tinggal mengetuk menu tersebut dan memeriksa perangkat apa saja yang pernah digunakan untuk mengakses akun WhatsApp anda.
Bila pengguna mendeteksi perangkat yang mencurigakan, pengguna dapat menghapus akses perangkat tersebut dengan mengetuk nama perangkat yang tidak dikenal itu.
Baca Juga: Nggak Gratis Lagi, Backup Data WhatsApp Bakal Dikenakan Biaya
Perangkat yang tidak dikenal tersebut akan otomatis dikeluarkan oleh sistem WhatsApp dan tidak dapat mengakses perangkat anda kembali.
Lebih Berhati-hati saat Menerima Chat
Pengguna diharapkan untuk selalu berhati-hati saat menerima chat dari nomor asing yang sebelumnya tidak dikenal.
Selain itu pengguna diharapkan untuk selalu memeriksa tautan, file, serta kode QR yang dikirimkan pada obrolan di WhatsApp.
Bila pengguna mendapati adanya hal-hal yang mencurigakan, disarankan untuk langsung melakukan blokir pada kontak tersebut.